Surabaya (ANTARA) - Bandara Internasional Juanda Surabaya melayani 266.910 penumpang sejak dimulainya masa angkutan Lebaran 2026 dari 13-18 Maret 2026 atau naik 2,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Jumlah penerbangan sebanyak 1.808 pergerakan naik 2,8 persen dari tahun lalu," kata General Manager Bandara Internasional Juanda Surabaya Muhammad Tohir dalam keterangannya di Surabaya, Kamis.

Ia mengatakan, selama sepekan masa mudik Lebaran ini jumlah penumpang ada kecenderungan meningkat

"Rata-rata jumlah penumpang sekitar 44 ribu penumpang per hari dengan rata-rata penerbangan 301 pergerakan," katanya.

Dari tanggal 13-18 Maret 2026, kata dia, jumlah penumpang terbanyak terjadi pada tanggal 14 Maret 2026 sebanyak 47.547 penumpang.

 

Ia menjelaskan, rute penerbangan yang mendominasi selama periode tersebut yaitu rute domestik seperti Bandara Soekarno Hatta (Cengkareng) sebanyak 50.030 penumpang, Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar) sebanyak 29.065 penumpang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali) sebanyak 28.250 penumpang.

"Hingga saat ini pelayanan selama masa angkutan Lebaran berjalan dengan baik dan lancar," katanya.

Ia menambahkan, pada Hari Raya Nyepi (19/03), penerbangan dari Surabaya ke Bali ditutup selama 24 jam. Sehingga, mengakibatkan beberapa penerbangan terdampak yaitu sebanyak 16 pergerakan pesawat datang dan 14 pergerakan pesawat berangkat dengan maskapai Super Air Jet, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Garuda Indonesia.

Tohir menghimbau kepada penumpang untuk datang ke bandara 2-3 jam sebelum jam keberangkatan terutama di jam sibuk untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat faktor cuaca maupun kepadatan lalu-lintas serta melakukan online check in melalui laman resmi maskapai atau self check in yang tersedia di bandara.

 

 



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026