Surabaya (ANTARA) - Toko elektronik PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE) atau UFO Elektronika menggenjot penjualan dengan memanfaatkan momen Lebaran seperti yang terjadi sekarang ini.

CEO UFO Elektronika Poedji Horixon dalam keterangannya di Surabaya, Kamis mengatakan kota-kota tier kedua di Jatim mengalami kenaikan penjualan sampai dengan 15 persen dan Surabaya sendiri hanya 10 persen.

"Kota kedua seperti Kediri, Lamongan, Ponorogo hingga Mojokerto menjadi penopang karena banyak pemudik yang memilih belanja elektronik saat di mudik," katanya.

Ia mengemukakan, karakteristik belanja masyarakat saat Lebaran cenderung terbagi ke sektor konsumsi lain.

"Di perkotaan saat  ini fokus masyarakat terpecah untuk membeli baju dan kebutuhan makanan. Jadi, meskipun elektronik tetap tumbuh, trennya tidak sekuat akhir tahun atau Desember lalu," ujar Poedji.

Poedji mencatat adanya pergeseran peta kekuatan pasar yakni di beberapa wilayah seperti Tuban, Kediri, Jombang, hingga Malang menjadi motor penggerak baru.

"Di daerah, momen Lebaran terasa lebih hidup. Strategi kita melalui pameran rutin di pusat keramaian dan mal di daerah sangat efektif untuk menggaet pelanggan baru," ujarnya.

Menurutnya, faktor keterjangkauan harga menjadi pemicu utama sebagai contoh, televisi layar besar ukuran 98 inchi yang dulunya dibanderol Rp70 juta hingga Rp80 juta, kini sudah bisa dibawa pulang dengan harga kisaran Rp 29juta.

"Begitu pula TV ukuran 75 inchi yang kini hanya Rp5 juta dari harga sebelumnya Rp8 juta.

Guna menjaga momentum pertumbuhan, UFO Elektronik terus memperluas jaringan fisiknya. Setelah sukses membuka cabang baru di Balikpapan bulan lalu, perusahaan kini tengah menyiapkan gerai stand-alone di lokasi strategis.

"Tahun ini kita fokus ekspansi di Jawa Timur. Salah satu yang segera hadir adalah di Gresik, tepatnya di kawasan dekat Ikon Mall yang berdekatan dengan pengembangan hunian baru seperti CitraLand Kota Baru (GKB)," jelas Poedji.

Selain Gresik, kata dia, Banyuwangi juga masuk dalam radar ekspansi besar perusahaan tahun ini. Terkait kategori produk, pihaknya memprediksi produk home appliances seperti kulkas dan freezer akan mengalami kenaikan permintaan menjelang Lebaran.

"Sementara itu, untuk produk Air Conditioner (AC), perusahaan masih memantau kondisi cuaca menyusul prediksi BMKG terkait fenomena El Nino," katanya.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026