Ngawi (ANTARA) - Pengelola Terminal Tipe A Kertonegoro di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada H-2 atau tanggal 19 Maret 2026.
"Kami memperkirakan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran 2026 atau tanggal 19 Maret 2026. Perkiraan tersebut karena pada tanggal 20 Maret, Saudara Kita Muhammadiyah sudah merayakan Idul Fitri," ujar Wakil Satuan Pelaksana (Wasatpel) Terminal Tipe A Kertonegoro Ery Sadewo di Ngawi, Rabu.
Menurut dia, jumlah penumpang di Terminal Kertonegoro Ngawi telah mengalami peningkatan sejak H-5 tanggal 16 Maret.
Sesuai data, jumlah penumpang pada H-5 (16/3) tercatat kedatangan sebanyak 15.434 penumpang dan berangkat 14.175 penumpang dengan jumlah bus mencapai 950 unit.
Kemudian pada H-4 (17/3) tercatat kedatangan sebanyak 14.622 penumpang dan berangkat 13.389 penumpang dengan jumlah bus mencapai 904 unit.
Lalu pada H-3 (18/3) tercatat kedatangan sebanyak 15.267 penumpang dan berangkat 14.465 penumpang dengan jumlah bus mencapai 866 unit.
Guna menghadapi lonjakan jumlah penumpang yang masih terus berlangsung hingga arus balik nanti, Terminal Tipe A Kertonegoro telah bekerja sama dengan lintas sektoral, mulai dari Polres Ngawi untuk pengamanan dan rump check kendaraan, Dinkes Ngawi untuk pemeriksaan kesehatan awak bus, hingga rumah sakit terdekat.
"Kami bekerja sama dengan Rumah Sakit At-tin Husada Ngawi guna mengantisipasi kondisi penumpang yang membutuhkan layanan kesehatan. Selain itu, kami juga menggandeng tenaga didik sekolah luar biasa untuk menyediakan tenaga ahli bahasa isyarat guna membantu penumpang disabilitas yang membutuhkan bantuan," katanya.
Dengan berbagai persiapan dan kerja sama dengan lintas sektoral, pihaknya memastikan layanan angkutan mudik dan balik Lebaran 2026 di Terminal Kertonegoro Ngawi dapat berjalan aman, lancar dan nyaman.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026