Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberangkatkan 2.230 pemudik melalui 58 bus dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu, dalam Program Mudik Gratis Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kami ingin masyarakat bisa pulang dengan selamat tanpa terbebani biaya, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor yang berisiko tinggi terhadap kecelakaan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, seperti keterangan diterima di Surabaya, Rabu.
Nyono menjelaskan program mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jatim ini ditujukan bagi masyarakat asal Jawa Timur yang merantau di wilayah Jakarta dan sekitarnya agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa biaya.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemprov Jatim menyediakan 58 armada bus dengan total kuota 2.230 orang yang diberangkatkan secara terpusat dari kawasan TMII, Jakarta Timur.
Pelaksanaan program ini turut didukung oleh Paguyuban Pawarta, Badan Penghubung Pemprov Jatim, serta pengelola TMII guna memastikan kelancaran dan ketertiban selama proses keberangkatan hingga para pemudik tiba di daerah tujuan.
"Program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas layanan transportasi publik, menekan kemacetan di jalur mudik, serta meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas selama periode Angkutan Lebaran," ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama perjalanan agar program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal.
Melalui program ini, Pemprov Jatim menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang inklusif serta mendukung masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.