Malang Raya (ANTARA) - Terminal Tipe A Arjosari di Kota Malang, Jawa Timur telah menerima pengajuan penambahan armada dari 21 perusahaan otobus (PO) untuk mengakomodasi kebutuhan layanan perjalan mudik Lebaran 2026.

Pengawasan Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, Mega Perwira Donowati dihubungi dari Kota Malang, Sabtu, mengatakan, setiap PO rata-rata mengajukan setidaknya dua armada tambahan yang akan dioperasionalkan sebagai unit cadangan dan saat ini jumlah ketersediaan bus mencapai 505 unit.

"Per siang tadi ada penambahan satu PO bus yang mengajukan unit cadangan sehingga totalnya menjadi 21 PO, baik antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP), total ada 105 armada cadangan," kata Mega.

Mega menyampaikan penambahan unit bus ini begitu penting untuk mengantisipasi adanya keterlambatan kedatangan armada yang disebabkan kepadatan arus lalu lintas saat masa mudik berlangsung.

Pihaknya pun memastikan terus membuka kesempatan bagi setiap manajemen PO bus apabila ingin melalukan penambahan armada. Namun, hal tersebut tetap dilakukan sesuai aturan yang ada.

Mega meminta kepada seluruh PO minimal harus menyampaikan usulan penambahan armada pada H-1 sebelum keberangkatan, karena petugas di Terminal Arjosari harus terlebih dahulu melakukan pengujian kelaikan atau ramp check terhadap bus yang didaftarkan.

"Tidak boleh dadakan, misal dia mau berangkat pukul 3 sore tapi pengajuannya pada pukul 2 atau setengah 3 itu tidak bisa. Kami akan menolak dan meminta untuk keluar (dari terminal)," ujar dia.

Mega menyampaikan pihaknya juga akan melakukan verifikasi terhadap kondisi kesehatan masing-masing sopir dan kru dari bus cadangan yang diajukan oleh PO.

"Ini untuk memastikan kondisi angkutan, sopir, dan kru tetap prima sehingga tidak ada kendala di jalan," ucapnya.

Pengelola menyampaikan bahwa tanda-tanda peningkatan volume penumpang mulai terlihat, sejak Jumat (13/3), meski puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada Rabu (18/3).

Data harian Terminal Arjosari menyampaikan bahwa hingga Jumat malam, akumulasi jumlah kedatangan penumpang AKDP dan AKAP sebanyak 4.159 orang atau meningkat 8,01 persen dari masa normal.

Sedangkan, jumlah penumpang berangkat dari Terminal Arjosari mencapai 4.250 orang atau naik 7,86 persen dari hari biasa.

Lalu, untuk volume penumpang saat puncak arus mudik diperkirakan mencapai 4 ribu sampai 4.500 orang. Sedangkan rata-rata volume penumpang harian di Terminal Arjosari berkisar 3.500 orang sampai 3.700 orang.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026