Magetan, Jatim (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Pakis menyiagakan personelnya guna memantau standar keselamatan pelayaran di tempat wisata Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Kepala KSOP Kelas III Tanjung Pakis Subuh Fakkurochman, dalam keterangannya di Magetan, Jatim, Jumat, mengatakan pihaknya akan menempatkan petugas yang berkantor di Pos Pariwisata Sarangan untuk memperkuat pengawasan aktivitas perahu wisata di telaga tersebut.
"Untuk memastikan pengawasan pelayaran kapal berjalan maksimal di Telaga Sarangan, petugas dari KSOP nantinya akan berkantor di Pos Pariwisata Sarangan. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keselamatan warga dan wisatawan," ujar Subuh.
Menurutnya, penguatan pengawasan tersebut didasari pada kebijakan Instruksi Menteri Perhubungan Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Keselamatan Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan yang menekankan peningkatan standar keselamatan transportasi perairan.
Terlebih, setelah ini memasuki momentum libur Lebaran 2026, yang kunjungan wisata Telaga Sarangan akan naik signifikan.
Pihaknya sangat mengapresiasi para operator perahu motor di Sarangan yang telah menunjukkan komitmen tinggi untuk menjaga aspek legalitas dan kompetensi dalam keselamatan pelayaran.
"Hal itu ditunjukkan dengan operator speedboat di Sarangan yang mayoritas sudah mengantongi Pass Kecil dan memiliki SKK (surat keterangan kecakapan kapal). Ini modal luar biasa. Ke depan, kita akan lengkapi lagi dengan pemasangan rambu-rambu peringatan di titik strategis telaga," kata dia.
Tak hanya soal keselamatan nyawa, KSOP juga menyoroti aspek ekologi. Rencana penambahan tempat sampah di area dermaga menjadi prioritas agar Sarangan tetap bersih.
Kepala Bidang Pengelolaan Destinasi Wisata Disbudpar Magetan Yosep Cahyo Wibawanto menyambut baik penempatan petugas KSOP di tempat wisata Telaga Sarangan.
Para operator speedboat yang telah memiliki paguyuban di Sarangan kebanyakan adalah warga lokal.
Karena itu, edukasi tentang keselamatan pelayaran bagi warga lokal merupakan pengetahuan dan aset jangka panjang bagi ekosistem wisata di Sarangan.
"Pengemudi speedboat agar memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu, bertanya, dan mencermati aturan yang ada. Tujuannya adalah agar wisata kapal yang aman, zero accident atau nol kecelakaan benar-benar tercipta di Sarangan," kata Yosep.
Dengan adanya pengawasan terpadu dan fasilitas yang semakin lengkap, ia ingin wisata air di Telaga Sarangan semakin aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026