Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Polres Tulungagung, Jawa Timur, menyiagakan 397 personel dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk mengamankan arus mudik Hari Raya Idul Fitri sekaligus mengantisipasi tindak kriminalitas di rumah warga yang ditinggalkan mudik.

Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto di Tulungagung, Kamis, mengatakan operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari mulai Jumat (13/3) hingga Rabu (25/3).

“Total ada 397 personel yang terlibat, terdiri dari 268 personel Polri dan 129 personel gabungan dari berbagai instansi,” katanya.

Dalam operasi tersebut, kepolisian juga menyiapkan satu pos pelayanan di GOR Lembu Peteng serta empat pos pengamanan yang tersebar di beberapa titik strategis.

Pos pengamanan tersebut berada di Kecamatan Besuki, Kecamatan Bandung, simpang empat Cuwiri Kecamatan Kauman, serta Terminal Gayatri Tulungagung.

Menurut Ihram, pos tersebut akan digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Selain pengamanan arus lalu lintas, polisi juga meningkatkan pengawasan terhadap potensi tindak pidana pencurian dengan pemberatan maupun pencurian dengan kekerasan pada rumah warga yang ditinggal mudik.

Untuk itu, kepolisian meminta jajaran polsek melakukan pendataan terhadap warga yang meninggalkan rumah selama mudik Lebaran.

Data tersebut selanjutnya digunakan untuk membantu pengawasan lingkungan melalui patroli kepolisian dan pengamanan oleh petugas keamanan setempat.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik dengan tenang tanpa khawatir terhadap keamanan rumah yang ditinggalkan,” kata Ihram.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026