Bojonegoro (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menemukan korban tenggelam di sungai Bengawan Solo wilayah Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Djuwadi (42), warga Dusun Dukoh Lor RT.13 / RW.07, Desa Dukoh Lor, Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, diduga tenggelam saat mencari ikan di sungai Bengawan Solo.
"Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia berjarak sekitar 6 kilometer dari titik diduga korban tenggelam," kata Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penaggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, Kamis.
Heru menjelaskan, pada Rabu sekitar pukul 07.00 WIB korban terlihat berangkat naik perahu kayu untuk mencari ikan menggunakan setrum listrik di sungai Bengawan Solo, yang ada di wilayah Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari.
Namun sekitar pukul 08.00 WIB, korban tidak terlihat keberadaan dan perahu yang dinaiki korban hanya ditemukan setrum listrik dengan kondisi menyala.
"Setelah mendapat laporan tim SAR dari BPBD Bojonegoro berangkat menuju lokasi untuk melakukan pencarian korban," jelasnya.
Menurut Heru, tim SAR BPBD Bojonegoro melaksanakan assesment dan upaya pencarian dibantu tim SAR gabungan dari Basarnas, Damkarmat, TNI dan Polri.
Serta bersama Brimob, Satpol PP, SAR MTA, Cepu Adventure, Elang Bengawan Rescue (EBR), Orari, agen BPBD Jatim dan pemerintah Desa Dukoh Lor dan masyarakat sekitar.
"Setelah berhasil menemukan korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan pihak keluarga," katanya.
Pewarta: Muhammad YazidEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026