Madiun (ANTARA) - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, Jawa Timur, melakukan cek kesehatan untuk sopir dan kru bus di Terminal Purbaya Madiun sebagai upaya keselamatan menghadapi Angkutan Lebaran 2026.
"Pemeriksaan ini rutin kami laksanakan menjelang hari besar keagamaan, seperti Lebaran. Tujuannya sebagai deteksi dini agar sopir aman mengemudi dan penumpang selamat sampai tujuan," ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Dinkes PPKB Kota Madiun Priyo Rahardjo di Madiun, Kamis.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap para sopir dan awak bus tersebut mulai dari cek tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, asam urat, kadar alkohol, dan Napza.
Ada sekitar 50 sopir dan awak bus dari bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) jurusan jarak jauh yang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut.
Selain untuk kenyamanan angkutan mudik maupun balik, cek kesehatan sopir tersebut juga dalam rangka meminimalkan kecelakaan di jalan ketika arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Dalam kegiatan tersebut Dinkes berkoordinasi dengan pengelola terminal setempat. Jika ditemukan ada sopir maupun awak bus yang hasil kesehatannya kurang baik, maka tidak disarankan untuk melanjutkan perjalanan.
Dari sejumlah sopir bus AKAP yang mengikuti pemeriksaan, hasilnya diketahui masih dalam batas normal dan negatif alkohol ataupun obat-obatan terlarang.
"Dari hasil pemeriksaan, Alhamdulillah, semuanya sehat, negatif narkoba, dan bisa menjalankan tugas," katanya.
Priyo menambahkan guna mendukung kelancaran angkutan mudik dan balik Lebaran di Terminal Madiun, tim Dinkes PPKB Kota Madiun juga bersiaga dengan petugas gabungan di posko layanan yang disediakan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Pihaknya dan jajaran bersama pengelola Terminal Purbaya Kota Madiun siap mewujudkan jalannya angkutan Lebaran 2026 bagi pemudik yang aman, nyaman, dan selamat.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026