Jombang (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi fasilitas edOTEL SMKN 1 Jombang, yang dinilainya sebagai salah satu sarana praktik perhotelan terbaik di Jawa Timur.
Dalam kunjungannya ke Jombang, Gubernur Khofifah mendorong SMKN 1 Jombang agar segera berproses menuju status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
"SMKN 1 Jombang sudah waktunya menjadi BLUD. Karena proses itu butuh persiapan dan anggaran, saya minta Pak Yasin (Kepala BPKAD Jatim) dan Pak Aries (Kadisdik Jatim) untuk mengidentifikasi sekolah-sekolah yang punya keseriusan luar biasa seperti ini," kata Khofifah, di Jombang, Kamis.
Gubernur mengungkapkan perlunya penguatan agar keseriusan yang ada dapat mencapai titik strategis yang diharapkan.
Menurut Khofifah, keberadaan edOTEL tersebut menunjukkan keseriusan sekolah dalam meningkatkan kompetensi siswa, khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata yang berbasis praktik langsung.
Sementara itu, edOTEL SMKN 1 Jombang memiliki berbagai fasilitas pendukung pembelajaran praktik perhotelan, antara lain restoran, 17 kamar penginapan, ruang pertemuan berkapasitas 20 orang dan 200 orang, mushala, galeri, toilet, serta area lobi.
Khofifah juga mengapresiasi penamaan sejumlah ruang pertemuan di edOTEL yang menggunakan nama tokoh-tokoh besar bangsa seperti Gus Dur, K.H. Wahab Chasbullah, dan K.H. Wahid Hasyim.
"Ruang pertemuannya menggunakan nama Gus Dur, Wahab Chasbullah, Wahid Hasyim, meeting room ini menggunakan nama-nama besar pahlawan nasional, mudah-mudahan akan menjadi inspirasi bagi napas semangat heroisme yang terbangun dari SMKN 1 Jombang," katanya.
Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga memberikan bantuan biaya pendidikan bagi 30 anak berprestasi dari keluarga tidak mampu asal Kabupaten Jombang, Nganjuk dan Blitar. Masing-masing anak menerima bantuan senilai Rp 1 juta.
Pewarta: Asmaul ChusnaUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026