Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menangani 223 kasus evakuasi sarang tawon vespa selama dua bulan pertama 2026, seiring meningkatnya kemunculan serangga tersebut di pemukiman warga.
Kepala Seksi Operasional dan Penyelamatan Damkar Tulungagung Bambang Pidekso di Tulungagung, Rabu, mengatakan tren penanganan sarang tawon vespa di wilayahnya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2024, petugas Damkar Tulungagung mencatat 354 kasus evakuasi sarang tawon vespa, kemudian meningkat menjadi 427 kasus pada 2025 atau naik sekitar 73 kasus (20,62 persen).
“Beberapa tahun terakhir memang terjadi kenaikan kasus tawon vespa di Tulungagung. Bahkan, pada dua bulan awal tahun 2026 sudah ada 223 evakuasi yang kami tangani,” katanya.
Menurut Bambang, peningkatan kemunculan tawon vespa tidak hanya terjadi di Tulungagung, tetapi juga di sejumlah daerah lain. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan faktor alam yang memicu peningkatan populasi tawon vespa.
Selain itu, berkurangnya habitat alami, menurunnya populasi predator alami, seperti burung pemakan serangga, serta perubahan iklim juga diduga mendorong tawon vespa bermigrasi ke pemukiman warga.
“Penyebabnya bisa karena perubahan iklim, hilangnya habitat alami atau berkurangnya predator tawon vespa,” ujarnya.
Ia menjelaskan sebagian besar laporan masyarakat berasal dari area pemukiman, terutama sarang tawon yang berada di atap rumah warga maupun pepohonan di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Damkar Tulungagung mengimbau masyarakat tidak mengevakuasi sarang tawon vespa secara mandiri karena berisiko memicu serangan dari koloni tawon.
Petugas biasanya melakukan evakuasi dengan mengenakan pakaian pelindung khusus, kemudian memusnahkan sarang dengan cara dibakar untuk memastikan koloni tawon tidak berkembang kembali.
“Kalau menemukan sarang tawon vespa sebaiknya segera melapor ke Damkar agar penanganannya bisa dilakukan secara aman,” katanya.
Hingga saat ini belum ada laporan korban meninggal dunia akibat serangan tawon vespa di wilayah Tulungagung.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026