Madiun (ANTARA) - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun melakukan pengasapan insektisida atau fogging di Kelurahan Patihan untuk mencegah penularan penyakit demam berdarah yang menjangkiti warga.
Kepala Bidang Penyediaan Layanan Kesehatan, Upaya Kesehatan Perseorangan, dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Kota Madiun Neva Chandra Suroto di Madiun, Selasa mengatakan fogging dilakukan sebagai tindak lanjut hasil penyelidikan epidemiologi yang dilaksanakan oleh Puskesmas Ngegong.
"Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan pada 2 Maret 2026 di Kelurahan Patihan, ditemukan satu penderita positif demam berdarah, tiga warga dengan keluhan panas, serta satu tempat penampungan air yang positif jentik, dari 20 rumah yang diperiksa," ujar Neva.
Untuk mencegah penularan lebih lanjut, Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Ngegong melaksanakan fogging focus atau pengasapan sebanyak dua siklus di sekitar lingkungan penderita tersebut.
Siklus pertama dilakukan pada Selasa (3/3) dan siklus kedua pada Selasa (10/3) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Neva mengimbau selain fogging, masyarakat juga diminta aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan menimbun barang bekas yang berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Madiun, kasus demam berdarah sejak Januari hingga 9 Maret 2026 tercatat sebanyak delapan kasus yang tersebar di beberapa kelurahan, yakni Kelurahan Mojorejo, Demangan, Taman, Josenan, Nambangan Lor, Ngegong, Kelun, dan Patihan.
Dinkes Kota Madiun berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan untuk menekan potensi penyebaran demam berdarah.
Lurah Patihan Anjasmoro menambahkan kegiatan fogging dilakukan menyusul adanya warga di daerahnnya yang positif demam berdarah.
Selain fogging, guna pencegahan pihak kelurahan juga akan memperkuat langkah antisipasif melalui kerja bakti rutin di tingkat RT.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026