Pamekasan (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Madura dan Kantor Imigrasi Pamekasan bersinergi guna memperkuat strategi dan mitigasi perlindungan bagi pekerja migran asal Pulau Madura.

"Kolaborasi dengan perguruan tinggi ini menjadi kunci dalam memperluas jangkauan edukasi sekaligus memperkuat basis data akademik terkait migrasi," kata Kepala Kantor Imigrasi Pamekasan Ahmad Muttaqin di Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu malam.

Secara konkret, kerja sama antara kedua institusi diwujudkan dalam tiga bidang utama, yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada aspek pengajaran, UIN Madura melalui Fakultas Syariah dan Imigrasi akan menyelenggarakan edukasi keimigrasian melalui seminar, kuliah umum, serta pendidikan dan pelatihan (diklat).

"Program ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat mengenai prosedur dokumen perjalanan, regulasi keimigrasian, serta risiko migrasi non-prosedural, sehingga kampus berperan aktif sebagai pusat literasi migrasi aman," kata Muttaqin.

Dalam bidang penelitian, kedua pihak sepakat mendorong riset kolaboratif yang berfokus pada resiliensi keluarga migran, perlindungan hukum pekerja migran, serta ketahanan ekonomi pekerja migran.

Kajian-kajian tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data yang relevan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, sekaligus memperkaya khazanah akademik mengenai dinamika migrasi masyarakat Madura.

Sementara itu, pada ranah pengabdian kepada masyarakat, sinergi akan diwujudkan melalui pengembangan program Desa Binaan Imigrasi.

Program ini dirancang sebagai model pendampingan berbasis komunitas, dengan memberikan penyuluhan hukum, konsultasi dokumen perjalanan, serta penguatan kesadaran migrasi prosedural di desa-desa kantong pekerja migran. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat diharapkan memiliki ketahanan sosial dan ekonomi yang lebih kuat serta mampu meminimalisir risiko pelanggaran keimigrasian.

Dekan Fakultas Syariah UIN Madura Muhammad Taufiq, Ph.D mengatakan, kerja sama antara UIN Madura dan Imigrasi Pamekasan itu merupakan bagian tanggung jawab moral dan akademik.

"Tingginya mobilitas migrasi masyarakat Madura menuntut pendekatan komprehensif yang melibatkan kampus sebagai pusat edukasi, riset dan pengabdian. Karena itu, sinergi antara UIN Madura dengan Kantor Imigrasi Pamekasan perlu terus diperkuat," katanya.

Sinergi antara Fakultas Syariah UIN Madura dan Kantor Imigrasi Pamekasan diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan institusi negara dalam membangun sistem migrasi yang legal, aman, dan bermartabat bagi masyarakat Madura.



Pewarta: Abd Aziz
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026