Kami ingin membuktikan bahwa ini cabang olahraga yang bisa dipertandingkan secara nasional
Surabaya (ANTARA) - Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Jawa Timur Mahenda Abdillah Kamil menyatakan fokus untuk memperkuat fondasi kompetisi, meningkatkan kualitas perangkat pertandingan, serta mengaktifkan klub di seluruh kabupaten/kota, pada tahun pertama kepengurusan.
“Saat ini pelatihan 60 wasit sedang berjalan dengan partisipasi dari 38 kabupaten/kota. Ini modal penting untuk kompetisi yang fair dan profesional,” ujarnya usai dilantik di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Orado Jatim telah menyusun agenda pertandingan mulai 2 hingga 30 Maret 2026 guna mendorong konsistensi kompetisi antarklub serta memperluas basis atlet.
Mahenda menyebutkan, potensi atlet di daerah cukup besar, seperti di Banyuwangi misalnya, tercatat sedikitnya 70 atlet aktif di bawah binaan Orado.
Ia memperkirakan kapasitas serupa dapat dikembangkan di daerah lain seiring penguatan struktur organisasi hingga tingkat cabang.
Pembina Orado Jatim Saiful Bahri Siregar menambahkan, perubahan persepsi publik menjadi pekerjaan rumah utama organisasi, karena selama ini domino kerap diasosiasikan dengan perjudian.
“Kami ingin membuktikan bahwa ini cabang olahraga yang bisa dipertandingkan secara nasional. Jawa Timur harus ambil bagian dalam kejuaraan nasional,” ujarnya.
Ia mendorong Orado Jatim segera menyelenggarakan kejuaraan daerah secara berkala sebagai sarana pembinaan dan penjaringan atlet menuju kejuaraan nasional, sekaligus menyiapkan peta jalan jangka panjang.
Pengurus Besar Orado saat ini tengah berupaya memperoleh pengakuan resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) guna memperluas akses pembinaan serta membuka peluang untuk masuk dalam agenda multievent olahraga.
Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil menyatakan optimistis Orado berpeluang menuju tahap eksibisi setelah pengesahan di tingkat pusat.
Menurutnya, syarat administratif berupa pembentukan kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota telah terpenuhi dan menilai Orado memiliki basis anggota dan kegiatan yang jelas.
“Ketika di KONI Pusat sudah disahkan, maka mereka akan berkoordinasi dengan KONI Jatim dan kalau sudah memenuhi syarat, di rakerda akan disahkan oleh KONI,” katanya.
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026