Situbondo (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Jawa Timur memetakan titik-titik rawan kejahatan dalam upaya menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya, khususnya pada Bulan Suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengemukakan bahwa peta kerawanan kejahatan penting untuk mengefektifkan polisi melakukan tugas patroli di wilayah rawan aksi kriminal.

"Dengan membuat peta tematik menggunakan data statistik kriminalitas yang terdapat di Polres, gambaran kerawanan kejahatan 17 kecamatan di Situbondo dapat mengefektifkan kegiatan patroli karena petugas langsung mengetahui mana-mana daerah rawan dilihat dari daerah warna merah di peta" ujar dia di Situbondo, Jawa Timur, Jumat

Inovasi data statistik kerawanan kriminalitas ini, lanjut Kapolres Bayu, akan terus diperbarui (update) melalui laman (polressitubondo.org) yang dikelola oleh bidang kehumasan polres setempat.

Melalui data statistik peta kerawanan kriminalitas tersebut, kata dia, akan memudahkan tugas kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Nantinya anggota lebih mengefektifkan patroli ke titik-titik rawan kriminalitas, agar peristiwa kriminal tidak kembali terjadi di wilayah rawah aksi kejahatan," kata AKBP Bayu.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Situbondo Iptu Rachman Fadli Kurniawan mengatakan terus menggencarkan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat di titik-titik rawan, khususnya pada momentum Ramadhan hingga Idul Fitri.

"Kami melakukan patroli secara preventif di titik rawan kejahatan, seperti di pusat perbelanjaan, pertokoan, dan titik rawan lainnya, dan fokus kegiatan patroli mencakup tindakan pencegahan, termasuk penertiban balap liar," katanya.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026