Inti dari Boncafe sebagai family restaurant tidak akan kita ubah karena itu core kita
Surabaya (ANTARA) - Restoran Boncafe Steak & Ice Cream memperbarui konsep restoran menjelang usia ke-49 tahun dengan menghadirkan desain interior baru dan museum mini untuk menjaga sejarah serta memperkuat identitas sebagai restoran keluarga legendaris di Kota Pahlawan.
“Tentu kita ingin terus memberikan improvement dari apa yang telah kita lakukan selama ini. Dari desain interior, penyajian sampai servis kita ingin memberikan yang lebih baik lagi untuk setiap customer,” kata CEO Boncafe Andrew Prasetya di Surabaya, Rabu.
Restoran yang berdiri sejak 28 Februari 1977 itu berawal dari satu outlet di Surabaya dan kini berkembang hingga merambah luar Pulau Jawa. Meski berinovasi, konsep sebagai restoran keluarga tetap dipertahankan sebagai identitas utama.
“Inti dari Boncafe sebagai family restaurant tidak akan kita ubah karena itu core kita. Kita ingin Boncafe selalu ada di momen-momen customer,” ujarnya.
Sebagai bagian dari pembaruan, Boncafe menghadirkan museum mini yang memuat berbagai koleksi lama, mulai menu, peralatan makan, kalender hingga foto-foto dokumentasi perjalanan usaha tersebut.
“Kita ingin apa yang telah Boncafe lakukan puluhan tahun ini tidak hilang. Generasi berikutnya bisa tahu seperti apa Boncafe dulu,” tuturnya.
Andrew menambahkan, museum mini tersebut diharapkan mampu membangkitkan kenangan pelanggan lintas generasi yang pernah menikmati momen bersama keluarga di restoran tersebut.
“Harapannya orang datang bisa ingat momen-momen indah mereka. Misalnya dulu makan di sini saat pacaran atau acara keluarga,” katanya.
Boncafe dikenal sebagai pelopor steak bergaya Barat dengan cita rasa yang disesuaikan dengan lidah Indonesia. Resep steak merupakan warisan keluarga dari pendirinya, Evelina Natadihardja, yang terinspirasi pengalaman kuliner di luar negeri.
“Kita tidak bisa bilang ini murni Western, karena sudah disesuaikan dengan lidah Surabaya dan Indonesia,” katanya.
Pada awal berdiri, Boncafe belum langsung dikenal sebagai restoran steak. Saat itu, restoran menyajikan beragam menu sebelum akhirnya menemukan konsep steak hot plate yang menjadi ciri khas dan titik balik perkembangan usaha.
“Awalnya kita tidak langsung punya steak. Jual macam-macam makanan, tetapi belum menemukan breakthrough,” ungkapnya.
Setelah menemukan konsep tersebut, Boncafe semakin dikenal luas sebagai salah satu restoran steak legendaris di Surabaya dan terus berupaya berinovasi menghadapi persaingan serta dinamika ekonomi.
“Kami percaya kalau terus melakukan yang terbaik, Boncafe bisa terus berkembang,” ucapnya.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026