Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, mengintegrasikan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan digitalisasi dan hilirisasi untuk memperkuat pondasi ekonomi daerah.
"Kami mempercepat langkah penguatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui strategi yang berfokus pada sektor unggulan, peningkatan nilai tambah, serta percepatan transformasi digital," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangannya di kabupaten setempat, Selasa.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus bertumpu pada potensi lokal, memperkuat pelaku usaha, serta menciptakan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Sektor unggulan daerah harus dikelola secara berkelanjutan agar pertumbuhan tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat," tuturnya.
Ia mengatakan sektor pertanian menjadi prioritas utama karena menjadi tulang punggung ekonomi Lumajang dan penguatan dilakukan melalui peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk.
"Dengan pendekatan tersebut, petani tidak hanya berperan sebagai produsen bahan mentah, tetapi juga bagian dari rantai ekonomi yang lebih bernilai," katanya.
Selain pertanian, lanjut dia, sektor pariwisata terus didorong sebagai penggerak ekonomi baru karena peningkatan kunjungan wisata dinilai mampu menciptakan efek berganda bagi sektor transportasi, akomodasi, kuliner, serta pelaku UMKM lokal.
“Ketika pariwisata tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Itulah efek ganda yang harus kami perkuat," ucap bupati yang biasa disapa Bunda Indah itu.
Ia menjelaskan transformasi digital juga menjadi agenda strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat sistem distribusi dan rantai pasok.
Digitalisasi memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi yang semakin cepat.
"Kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan lembaga pendukung menjadi kunci agar akselerasi ekonomi berjalan terarah dan berkelanjutan. Kami ingin membangun ekonomi yang inklusif, adaptif, dan tahan terhadap berbagai tantangan," ujarnya.
Melalui penguatan sektor unggulan dan transformasi ekonomi berbasis teknologi, Pemkab Lumajang menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya stabil, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.