Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pengelola Terminal Tipe A Arjosari, Kota Malang, Jawa Timur, melayani kedatangan sebanyak 12.956 penumpang bus selama momen libur Imlek hingga Minggu (15/2/2026).

Kepala Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati di Kota Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan data sementara tersebut merupakan akumulasi dari jumlah penumpang bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP), mulai Jumat (13/2/2026) hingga Minggu (15/2/2026).

"Selama tiga hari itu kedatangan jumlah totalnya mencapai 12.956 penumpang, itu dari AKDP dan AKAP," kata Mega.

Proses penghitungan angka kedatangan dan keberangkatan penumpang maupun bus di Terminal Tipe A Arjosari dilakukan mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB di hari selanjutnya.

Berdasarkan rincian yang diterima dari Terminal Tipe A Arjosari menyebutkan, pada Jumat (13/2/2026) jumlah kedatangan penumpang bus AKAP dan AKDP yang tiba di terminal tersebut sebanyak 4.719 orang.

Lalu, pada Sabtu (14/2/2026) tercatat sebanyak 4.132 penumpang bus AKAP dan AKDP tiba di Terminal Arjosari. Sedangkan, pada Minggu (15/2/2026) jumlah penumpang yang tiba di tempat itu totalnya 4.105 penumpang.

Belasan ribu penumpang yang tiba di Terminal Arjosari selama masa libur Imlek tercatat masuk menggunakan total 1.243 unit bus, baik AKAP maupun AKDP.

Sedangkan, di jalur keberangkatan Terminal Arjosari jumlah penumpang bus AKAP dan AKDP mencapai 14.340 orang selama momen tersebut dan jumlah bus yang meninggalkan lokasi itu mencapai 1.067 unit.

Pengelola Terminal Tipe A Arjosari memperkirakan puncak arus balik libur panjang Imlek 2026 terjadi pada Selasa (17/2/2026).

Mega mengimbau kepada seluruh calon penumpang yang akan melakukan mobilisasi saat masa arus balik supaya naik dari dalam area terminal sebagai aturan berlaku, sehingga tidak sampai terjadi kemacetan di Jalan Raden Panji Suroso.

Selain itu, juga memperhatikan jalur keberangkatan sesuai rute daerah tujuan.

"Kami mengimbau penumpang supaya berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap barang pribadi. Jangan membawa barang berlebihan," tuturnya.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026