Situbondo (ANTARA) - Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat hingga saat ini ada 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi dan menjangkau 649 sekolah mulai jenjang PAUD hingga SMA/SMK sederajat.

"Dari 29 dapur MBG tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, dan jumlah total penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis sampai saat ini 72.634 orang siswa PUAD, SD, SMP dan SMA sederajat," kata Koordinator Sub Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG Situbondo, Mayor Kav Aan Jauhari di Situbondo, Sabtu.

Menurut dia, dari 29 unit Satuan Pelayanan Pelayanan Pemenuhan Gizi itu, satu dapur di antaranya merupakan SPPG khusus Badan Gizi Nasional (BGN) yang terletak di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, sedangkan 28 SPPG lainnya mandiri.

Aan Jauhari menambahkan, SPPG khusus BGN mendistribusikan makan bergizi gratis untuk 16 sekolah (PAUD, SD, SMP, SMA), sedangkan 28 SPPG mandiri mendistribusikan makan bergizi gratis untuk 633 sekolah.

Sementara Polres Situbondo juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional tersebut, dan telah meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Besuki, pada Jumat (14/2).

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan SPPG di wilayah barat Situbondo itu merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Hadirnya SPPG di wilayah Besuki bertujuan untuk memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan nutrisi yang layak, dan saat ini tercatat sebanyak 902 siswa di Kecamatan Besuki menjadi penerima manfaat program MBG, mulai dari jenjang KB hingga MA. Di antaranya adalah siswa MA Raudlatul Ulum (153 siswa), MTS Raudlatul Ulum (243 siswa), TK DWP 6 Besuki (53 siswa), SMP Negeri 3 Besuki (425 siswa), dan KB 01 Langkap (28 siswa)," kata Bayu.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026