Trenggalek, Jatim (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini memfasilitasi pembangunan sembilan menara base transceiver station (BTS) Telkomsel di sejumlah wilayah 'blank spot' (nirsinyal) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, guna meningkatkan akses telekomunikasi dan layanan publik.
"Kami menyerahkan secara simbolis sembilan tower di Kabupaten Trenggalek. Di Kecamatan Dongko terdapat tiga titik sinyal baru yang dibangun bekerja sama dengan Telkomsel," kata Novita dalam siaran pers diterima Antara, Jumat.
Novita Hardini dalam kesempatan kunjungan kerjanya di Trenggalek, secara simbolis menyerahkan dukungan pembangunan BTS tersebut di Balai Desa Siki, Kecamatan Dongko.
Ia menjelaskan, Telkomsel dipilih sebagai mitra karena merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang dinilai perlu diperkuat dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi nasional.
Menurut dia, keberadaan BTS baru tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan internet masyarakat, mulai dari pelajar, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga perangkat desa yang bergantung pada layanan daring.
Novita mencontohkan sebelumnya terdapat kendala layanan administrasi kependudukan di sejumlah desa akibat keterbatasan jaringan internet sehingga proses pelayanan menjadi lambat.
"Harapannya dengan tambahan tower ini, layanan publik bisa lebih cepat dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin terbantu," ujarnya.
Ia menambahkan akan terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan sinyal.
Sementara itu, Branch Manager Telkomsel Wilayah Madiun dan Trenggalek menyebutkan penambahan sembilan BTS tersebut melengkapi infrastruktur yang sudah ada.
"Dengan tambahan ini, total terdapat 146 titik tower Telkomsel di Trenggalek. Sembilan titik baru difokuskan pada area yang sebelumnya belum terjangkau atau kualitas sinyalnya belum optimal," katanya.
Pihak Telkomsel berharap penambahan infrastruktur tersebut dapat memperluas akses komunikasi dan mendukung percepatan layanan digital di daerah.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026