Pasuruan, Jawa Timur (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pasuruan mencatat seluruh 1.613 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pasuruan melaksanakan manasik haji terintegrasi, Rabu (11/2).
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, terdapat 806 jamaah calon haji perempuan sementara untuk jamaah calon haji laki-laki berjumlah 807 orang.
"Semua jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat tahun ini wajib mengikuti manasik haji terintegrasi yang hanya dilaksanakan di kabupaten sekali ini saja," kata Ahmad dalam keterangannya di Pasuruan, Rabu.
Menurutnya, manasik haji terintegrasi yang dilaksanakan di Kabupaten Pasuruan kali ini merupakan upaya pemerintah dalam memastikan kesiapan para jamaah dalam menjalankan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai syariat.
Ahmad menjelaskan bahwa setelah manasik integrasi tersebut, seluruh jamaah calon haji dapat memperdalam persiapan dan bekal beribadah melalui manasik haji yang dilakukan di masing-masing kecamatan.
Ia menegaskan jika jamaah di suatu kecamatan jumlahnya kurang dari 45 orang, maka manasik akan digabungkan antara kecamatan satu dengan lainnya.
"Manasik di tingkat kecamatan itu sendiri dilaksanakan sebanyak empat kali sebelum para jamaah calon haji berangkat menuju Tanah Suci," kata Ahmad.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori mengingatkan para jamaah calon haji agar terus memperhatikan kesehatannya sekaligus memastikan seluruh dokumen dan perlengkapan dalam perjalanan ibadah.
Ia menegaskan bahwa seluruh jamaah calon haji asal Pasuruan tersebut harus mengetahui secara mendalam tentang seluruh rangkaian ibadah mulai dari perjalanan pergi, saat ibadah, hingga kembali ke tanah air, agar ibadah dapat dilaksanakan dengan baik dan nyaman.
Pewarta: Fahmi AlfianEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026