Bondowoso (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso yang juga membawahi Situbondo, Jawa Timur, memastikan persediaan beras cadangan di wilayahnya tercukupi hingga 10 bulan termasuk Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Bondowoso Hesty Retno Kusumastuti menyebutkan stok beras sampai saat ini tercatat sebanyak sekitar 40 ribu ton.
"Stok beras sekitar 40 ribu ton yang kami kelola, sebarannya sebanyak 28 ribu ton di Bondowoso dan sekitar 12 ribu ton di Situbondo," katanya saat dihubungi di Bondowoso, Jawa Timur, Jumat.
Dari jumlah stok beras itu, lanjut Hesty, sekitar 28 ribu ton tersimpan di Gudang Kembang Bondowoso, sementara sisanya sekitar 12 ribu ton di Gudang Klatakan, Kecamatan Kendit dan Gudang Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo.
Ia menyampaikan seluruh stok beras yang ada saat ini merupakan beras produksi lokal, mengingat stok beras impor telah sepenuhnya tersalurkan.
"Selain beras, kami juga memastikan ketersediaan komoditas pangan lainnya guna menjaga stabilitas pasokan di wilayah Bondowoso dan Situbondo," kata Hesty.
Untuk minyak goreng, katanya, stok tersedia sekitar 100 ribu liter di Gudang Kembang Bondowoso dan sekitar 60 ribu liter di wilayah Situbondo, dan ada pula ketersediaan gula pasir sekitar 2,5 ton, ditambah cadangan di pabrik gula kurang lebih 50 ton.
Dengan stok tersebut, Hesty meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan pangan pokok, dan Bulog juga siap melaksanakan penugasan dari pemerintah apabila diperlukan penyaluran bantuan pangan dalam waktu dekat.
"Dengan stok yang ada saat ini, kebutuhan masyarakat Bondowoso dan Situbondo Insya-Allah aman hingga Ramadhan dan Lebaran, oleh karena itu masyarakat tak perlu khawatir," tuturnya.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026