stadion juga jadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat
Surabaya (ANTARA) - Ajang Kids Dash yang digelar Persebaya Surabaya dinilai menjadi langkah untuk memperkenalkan aktivitas olahraga dan lingkungan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur yang ramah bagi anak-anak.
Dokter tim Persebaya dr. Ahmad Ridhoi menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara jelang pertandingan melawan Dewa United, yang memberikan pengalaman awal bagi anak-anak untuk mengenal dunia olahraga secara langsung di stadion.
“Ini sangat bagus karena memperkenalkan anak kecil ke dalam stadion dan membuktikan bahwa GBT ramah untuk keluarga dan anak-anak,” ujarnya kepada ANTARA di Stadion GBT Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan kehadiran anak-anak dalam kegiatan lari tersebut bukan hanya sebatas aktivitas fisik, tetapi juga sebagai pengenalan suasana olahraga profesional agar mereka terbiasa dengan lingkungan atletik sejak dini.
Menurut dia, pengenalan awal ini penting untuk menumbuhkan ketertarikan anak terhadap olahraga, khususnya cabang atletik, tanpa tekanan prestasi pada tahap awal pertumbuhan.
“Ini masih tahap pengenalan, mengenalkan lingkup atletik dan stadion, agar ke depan anak-anak penasaran dan mau menekuni kegiatan olahraga itu sendiri,” ucapnya.
Kegiatan Kids Dash bersama Antangin Junior, lanjutnya, juga menjadi bagian dari upaya Persebaya menghadirkan stadion yang inklusif serta ramah keluarga.
Selain itu sekaligus mendukung gaya hidup sehat bagi anak-anak melalui aktivitas fisik yang aman dan menyenangkan.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap dapat menanamkan kecintaan terhadap olahraga sejak dini sekaligus memperluas fungsi stadion tidak hanya sebagai arena pertandingan.
"Seperti di liga-liga dunia, stadion juga jadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat," tuturnya.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026