Bondowoso (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mendistribusikan air bersih untuk ratusan kepala keluarga (KK) yang mengalami kekurangan air bersih akibat pipa air dari hulu terputus akibat tanah longsor beberapa waktu lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso Kristianto Putro Prasojo di Bondowoso, Selasa, mengatakan pengiriman air bersih ke enam dusun di Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, itu berlangsung selama 45 hari.

 

"Jadi, sejak tanah longsor dan mengakibatkan pipa air dari hulu terputus, pemerintah daerah terus mendistribusikan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari 503 kepala keluarga terdampak kekurangan air bersih," ujarnya.

Kristianto merinci, enam dusun di Desa Klekean yang mengalami kekurangan air bersih itu, yakni Dusun Krajan 80 KK, Dusun Banteng Lor 69 KK, Dusun Plampang 130 KK, Dusun Banteng Dukbetoh 70 KK, Dusun Banteng Kidul 130 KK, Dusun Sumberwaru 30 KK.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan perbaikan pipa air membutuhkan waktu sekitar 45 hari dan selama perbaikan itu BPBD terus mendistribusikan air bersih secara bergiliran menggunakan truk tangki milik pemerintah daerah setempat.

"Kalau kami menargetkan perbaikan pipa air 45 hari, dan sebelum pertengahan Februari atau menjelang bulan Ramadhan kami pastikan rampung," ucap Kristianto.

 

 

Ia menambahkan BPBD setempat selain rutin mendistribusikan air bersih ke enam dusun terdampak kekurangan air bersih itu, juga memberikan bantuan jerigen kepada masyarakat.

"Kami juga memberikan bantuan sebanyak 149 jerigen (tempat air bersih) untuk masyarakat terdampak," kata Kristianto.



 

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026