Ngawi (ANTARA) - Korem 081/Dhirotsaha Jaya (Korem 081/DSJ) membangun infrastruktur jembatan di dua titik strategis di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur untuk meningkatkan kemudahan akses dan mobilitas warga.
Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto di Ngawi, Selasa, mengatakan dua jembatan tersebut merupakan bagian dari program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II. Program tersebut merupakan wujud nyata TNI AD dalam membantu pemerintah mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam hal akses dan mobilitas di wilayah terpencil.
"Pembangunan jembatan ini untuk mengatasi kendala aksesibilitas warga yang selama ini terhambat oleh kondisi geografis dan keterbatasan sarana penyeberangan," ujar Kolonel Arm Untoro Hariyanto saat meninjau lokasi pembangunan di Ngawi.
Ia menyampaikan bahwa sasaran pertama rencana pembangunan adalah Jembatan Gantung di Desa Puhti, Kecamatan Karangjati. Jembatan itu direncanakan memiliki panjang 40 meter dengan lebar 1,5 meter.
"Jembatan ini akan menghubungkan dua area di Dusun Puhti yang terpisah oleh aliran sungai sejak tahun 1970-an akibat pengikisan tanah yang melebar, sehingga menjadi sungai. Sebanyak 35 kepala keluarga (KK) terisolasi akses langsung," katanya.
Selama ini, warga dan anak sekolah di wilayah tersebut harus memutar sejauh 2 kilometer untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk memangkas waktu tempuh dan meningkatkan efisiensi aktivitas warga.
Selain di Karangjati, sasaran kedua terletak di Dusun Kedung Glagah 2, Kecamatan Geneng. Di lokasi itu rencananya dibangun jembatan permanen dengan panjang 10 meter dan lebar 3 meter.
Berbeda dengan sasaran pertama, jembatan di Geneng diproyeksikan dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
"Saat ini memang sudah ada jembatan swadaya masyarakat, namun kapasitasnya terbatas. Kami mengajukan pembangunan jembatan permanen agar akses antar-warga di RT, dusun, bahkan desa lebih kuat dan bisa mendukung mobilitas kendaraan roda empat guna mendongkrak ekonomi lokal," katanya.
Untoro menambahkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap II ini merupakan program dari pemerintah guna mendukung percepatan pembangunan jembatan sampai tingkat pedesaan demi kesejahteraan masyarakat luas.
Program tersebut merupakan bagian dari program bantuan Presiden RI Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk membangun dan memperkuat infrastruktur pedesaan guna mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia ingin pembangunan kedua jembatan tersebut secepatnya dilakukan, sehingga segera memberikan manfaat bagi warga dusun dan desa setempat.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.