Banyuwangi (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi, Jawa Timur, berkomitmen kuat dalam menjaring putra terbaik bangsa untuk menjadi prajurit TNI AL dengan penandatanganan pakta integritas penerimaan Calon Bintara (Caba) pria dan Calon Tamtama (Cata) 2026.
Penandatanganan pakta integritas penerimaan Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) PK Gelombang I Tahun 2026 ini berlangsung di Gedung Serbaguna di Markas Komando Pangkalan TNI AL Banyuwangi pada Jumat.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini bukan sekedar formalitas administratif, melainkan wujud komitmen moral dan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa serta institusi TNI Angkatan Laut.
"Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan, jujur dan adil, dan kami mencari prajurit yang memiliki dedikasi, integritas dan semangat juang tinggi," kata dia.
Danlanal Banyuwangi menyampaikan bahwa setiap Calon Bintara maupun Calon Tamtama memiliki peluang yang sama dan akan dinilai berdasarkan kemampuan objektif masing-masing.
Dia menyatakan tidak ada toleransi terhadap praktik-praktik penyimpangan dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen prajurit TNI AL, dan menginstruksikan kepada seluruh panitia serta tim seleksi agar menjaga muruah TNI AL dengan penuh tanggung jawab.
"Ini demi memastikan lahirnya prajurit Jalesveva Jayamahe yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki kelurusan moral yang menjadi fondasi utama seorang prajurit sejati," ucap Danlanal Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso.
