Surabaya (ANTARA) - Manajemen Persebaya Surabaya memperkuat kaki bisnis lewat kolaborasi dengan ritel Internasional Decathlon untuk menjaga keseimbangan antara prestasi dan kemandirian finansial klub.
CEO Persebaya Azrul Ananda menyatakan bahwa sebuah klub profesional harus memiliki dua kaki yang sama kuat, yakni aspek teknis di lapangan dan aspek komersial di luar lapangan.
"Saya selalu mencoba mengingatkan bahwa untuk klub benar-benar bisa mandiri, sehat, dan sustainable, harus punya dua kaki yang kuat. Satu kaki prestasinya, dan satu lagi adalah kaki bisnisnya," kata Azrul saat meresmikan Persebaya Official Merchandise di Football Corner Decathlon Pakuwon Mall Surabaya, Kamis.
Azrul menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari kebangkitan strategi ritel Persebaya pascapandemi, karena sebelumnya telah memiliki 19 toko namun harus melakukan penyesuaian total akibat dampak ekonomi global beberapa tahun lalu.
Leboh lanjut, kolaborasi dengan Decathlon ini diakui Azrul sebagai lompatan besar karena membawa jenama Persebaya ke jaringan ritel internasional.
Selain meningkatkan penjualan merchandise, kata dia, kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas basis penggemar Persebaya.
"Ini akan membuka jalur perkenalan baru Persebaya kepada kalangan yang mungkin selama ini masih bingung apa itu Persebaya. Itu penting juga," ucapnya.
Ssmentara itu, Expansion Leader Decathlon Emanoil Pupazan mengungkapkan jika pemilihan kerja sama dengan Persebaya didasari oleh status klub tersebut sebagai salah satu tim dengan basis massa terbesar.
Menurut dia, kolaborasi tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan kebutuhan olahraga masyarakat dengan kebanggaan terhadap klub lokal.
"Ini adalah yang pertama kami lakukan di Asia. Kami telah melakukan beberapa di Eropa, dan kami melihat ini bisa menjadi peluang bagus untuk menguji pasar di sini," katanya.
Melalui kerja sama ini, lanjutnya, atribut resmi Persebaya tersedia secara eksklusif di gerai Decathlon.
Ia berharap kehadiran merchandise klub berjuluk Bajol Ijo tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk lebih aktif berolahraga.
"Kami ingin membuat klub ini lebih dikenal di pasar ritel yang kami miliki, sekaligus agar para pendukung tahu lebih banyak tentang Decathlon. Kami ingin lebih banyak orang berolahraga, terlepas dari berapa pun pendapatan mereka," ujarnya.
Oleh karena itu, ia optimistis kolaborasi ini akan menjadikan Decathlon sebagai pusat penjualan perlengkapan olah raga nomor satu di Indonesia, khususnya Surabaya.
