Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersama Polres Ponorogo, Jawa Timur memastikan kesiapan pos terpadu dan pos pengamanan menjelang puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sebagai langkah antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat dan potensi gangguan keamanan.
Pengecekan dilakukan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Selasa, di tujuh titik strategis, meliputi pos terpadu, pos perbatasan, kawasan wisata, hingga pos pengamanan rumah ibadah.
Lisdyarita mengatakan, pengecekan difokuskan pada kesiapan personel lintas instansi serta kelengkapan sarana prasarana pendukung pengamanan Nataru.
"Kami memastikan personel Polri, TNI, Dishub, BPBD, dan unsur terkait lainnya siap menjalankan tugas pengamanan, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat," ujarnya.
Menurut Lisdyarita, lonjakan aktivitas warga diperkirakan terjadi pada momentum perayaan Natal dan pergantian tahun, sehingga petugas diminta tetap siaga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas.
"Potensi kemacetan dan keramaian harus diantisipasi sejak awal. Personel di lapangan harus responsif," katanya.
Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyebut pengamanan difokuskan pada tiga titik rawan, yakni kawasan wisata Telaga Ngebel, rumah ibadah, dan pusat aktivitas masyarakat di wilayah kota.
"Ketiga lokasi tersebut menjadi atensi karena berpotensi terjadi peningkatan volume kendaraan dan kepadatan pengunjung," ujar AKBP Andin.
Terkait rekayasa lalu lintas, Polres Ponorogo menyiapkan sejumlah skema pengaturan arus yang akan diterapkan secara situasional, termasuk sistem satu arah di kawasan wisata.
"Penerapan rekayasa lalu lintas bersifat kondisional. Jika terjadi kepadatan, terutama menuju Telaga Ngebel, sistem satu arah akan diberlakukan," pungkasnya.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.