Jember, Jawa Timur, (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menyiagakan sebanyak 204 personel gabungan selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)
"Menyongsong masa angkutan Natal dan tahun baru, kami komitmen untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya lancar, tetapi juga terjamin keamanan dan keselamatannya," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Kamis.
Selama periode posko Natal dan tahun baru, Daop 9 Jember menyiagakan total 204 personel keamanan gabungan yang akan bertugas tanpa henti di seluruh wilayah operasinya sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi.
"Pengamanan Nataru tahun ini diperkuat dengan sinergi yang solid bersama instansi eksternal," ujar dia.
Untuk memastikan kelancaran layanan selama masa angkutan Nataru, pihak Daop 9 mengerahkan 204 personel keamanan yang terdiri dari 174 personel internal Daop 9 Jember dan 30 personel eksternal dari unsur TNI/Polri.
"Kolaborasi itu menjadi wujud one-team effort dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas gangguan,” katanya.
Dari total 204 personel pengamanan tersebut, terbagi dalam pengamanan internal dan eksternal. Pengamanan internal mencakup 121 personel stasioner Polsuska dan keamanan yang menjaga area stasiun, gate, dan fasilitas penumpang; 27 personel Polsuska yang bertugas di atas rangkaian kereta untuk mengantisipasi berbagai potensi tindak kejahatan; 13 personel Polsuska yang melakukan patroli di titik rawan sepanjang jalur rel; serta 13 personel keamanan yang mengamankan kantor, depo, dan objek vital perusahaan.
"Sementara itu, untuk pengamanan eksternal diperkuat 18 personel dari Polsek dan Koramil yang bersiaga di stasiun besar dan area padat aktivitas, serta 12 personel gabungan yang melakukan patroli dan monitoring di lintas sebidang rawan," katanya.
Dengan dukungan penuh seluruh unsur keamanan ini, lanjut dia, Daop 9 Jember memastikan seluruh wilayah operasional tetap dalam kondisi aman, terkendali, dan siap melayani pelanggan selama periode Natal dan tahun baru.
Selain pengerahan sumber daya manusia yang masif, KAI juga mengoptimalkan penggunaan teknologi pengawasan mutakhir, yaitu CCTV Analytic, untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan.
Cahyo menjelaskan pihak Daop 9 Jember berkomitmen menerapkan "zero tolerance" terhadap segala bentuk tindakan yang mengganggu keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, sehingga pihaknya mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk turut berpartisipasi menjaga keamanan.
"Kami mengajak masyarakat untuk menjadi mitra keamanan. Segera laporkan kepada petugas jika melihat aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan darurat karena personel KAI akan sigap dan responsif di setiap langkah perjalanan Anda," ujarnya.
Dengan pengerahan personel dan sistem pengamanan terpadu ini, Daop 9 Jember optimistis angkutan Natal dan tahun baru dapat berjalan sukses, selamat, dan nyaman bagi seluruh pelanggan kereta api.
