Situbondo (ANTARA) - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut penghargaan Situbondo sebagai Kabupaten Terinovatif ajang Innovative Goverment Award 2025 Kementerian Dalam Negeri merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah setempat.
"Penghargaan ini bukti bahwa transformasi cepat dalam 10 bulan terakhir memberikan dampak besar dan nyata bagi masyarakat, dan terpenting masyarakat mulai merasakan manfaatnya," kata Bupati Rio dalam keterangannya diterima di Situbondo, Rabu.
Dia menyampaikan, indikator penilaian IGA 2025 Kemendagri ini di antaranya regulasi inovasi, ketersediaan SDM terhadap inovasi, dukungan anggaran, alat kerja, bimbingan teknis, kualitas inovasi hingga jumlah inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
Salah satu inovasi Situbondo yang menjadi perhatian Kemendagri, lanjut Rio, yakni program Sinergi Melayani Masyarakat Situbondo Cegah Kebutaan dengan Operasi Katarak atau Soca Terak.
Program Soca Terak ini, kata dia, Pemkab Situbondo berkolaborasi dengan yayasan Jhon Fawcett Foundation (JFF), Dinas Kesehatan serta tenaga medis dan relawan kesehatan di "Kota Snatri" itu.
Dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat Situbondo sejak program tersebut digulirkan, kata Rio, ada ribuan warga Situbondo kembali bisa melihat setelah bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan penglihatan akibat katarak.
"Jadi, program Soca Terak ini menjadi salah satu inovasi yang dinilai paling sukses oleh Kemendagri," ujar dia.
Selain itu, kata Bupati, inovasi program Berobat Tanpa Batas atau Berantas juga dinilai unggul dalam inovasi layanan kesehatan dan bahkan, program Berantas disebutnya paling progresif di Jawa Timur.
Total anggaran untuk program Berantas lebih dari Rp73 miliar untuk memberi jaminan layanan kesehatan gratis sepenuhnya bagi seluruh warga Situbondo, cukup dengan menunjukkan KTP atau KK.
"Program ini dipuji karena memastikan tidak ada warga Situbondo yang tertinggal dari akses kesehatan berkualitas. Terima kasih kepada Dinas Kesehatan, BIPPD, Klinik Tritya, JFF dan seluruh tenaga kesehatan," kata Bupati Rio.
Kemendagri juga menilai inovasi penyelenggaraan Situbondo Investor Day 2025, yang menjadi forum untuk memperkenalkan peluang investasi kepada pelaku usaha nasional.
"Dulu, Situbondo tak banyak dikenal di peta investasi, tapi sekaranf banyak yang datang dan tertarik berinvestasi. Ini lompatan besar. Ini bukti Situbondo bisa naik kelas lewat kolaborasi," kata Rio.
