Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa bersama ribuan warga menggelar Shalat Ghaib di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat, untuk para korban bencana banjir bandang dan longsor di Pulau Sumatera.
"Di luar bantuan logistik yang sudah dikirim, ada yang Insya Allah selalu menjadi kekuatan kita untuk bisa memohonkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) dan itu kita lakukan Shalat Ghaib setelah Shalat Jumat," tutur Khofifah di Surabaya, Jumat.
Khofifah bersyukur jamaah Shalat Jumat cukup banyak dan mereka juga mengikuti Shalat Ghaib.
Gubernur berharap melalui Shalat Ghaib dan doa dari masyarakat Jawa Timur dapat menjadi penghantar bagi para korban yang meninggal dunia agar diterima di tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Mudah-mudahan mereka diterima di tempat terbaik dan menjadi penghuni surganya Allah SWT. Yang masih dinyatakan hilang, semoga pencariannya segera bisa ditemukan. Yang sedang dirawat semoga segera mendapat kesembuhan," ucapnya.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim telah mengirimkan berbagai bantuan logistik untuk warga terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sebagai informasi, pada Minggu (30/11) Gubernur Jatim menyalurkan bantuan atas nama pemprov dan masyarakat Jatim kepada masyarakat Sumatera Utara melalui Pemprov Sumatera Utara (Sumut).
Kemudian pada Senin (1/12), bantuan tahap berikutnya disalurkan langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elistianto Dardak ke Sumatera Barat (Sumbar).
"Minggu lalu saya ke Sumut, Seninnya Pak Emil ke Sumbar, dan Insya Allah besok kami akan menyampaikan bantuan kepada masyarakat terdampak di Provinsi Aceh," kata Khofifah.
Ia mengajak masyarakat Jatim untuk terus mendoakan para penyintas agar diberi kekuatan dan ketabahan. "Mohon ikhlasnya panjenengan karena sesungguhnya bangunan persaudaraan, soliditas, dan kegotongroyongan antarprovinsi," katanya.
