Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan efektivitas digitalisasi fiskal di provinsinya setelah daerahnya meraih dua penghargaan terbaik pertama yakni Implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Tahun 2025 yang diumumkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Jakarta.
“Alhamdulillah, Jawa Timur kembali memperoleh kepercayaan nasional melalui dua penghargaan pada ajang Implementasi TP2DD yang diselenggarakan Kemenko Perekonomian RI," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu.
Menurut dia, hal tersebut adalah hasil kerja kolektif dan penjalin sinergi yang terus dibangun antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perbankan, pelaku usaha, dan seluruh ekosistem pendukung digitalisasi.
Ia menegaskan digitalisasi fiskal merupakan fondasi pemerintahan yang efisien, transparan, dan adaptif, yang dibangun melalui penguatan tata kelola pendapatan hingga inovasi layanan publik.
Salah satu inovasi yang mendapat sorotan ialah Sambel Bajak (Sambil Belanja Online, Bayar Pajak), layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang terintegrasi dengan platform perdagangan elektronik.
“Sambel Bajak kami hadirkan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Inovasi ini mengikuti perubahan perilaku masyarakat digital, sekaligus memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Khofifah.
Program itu dinilai efektif meningkatkan akses layanan, kepatuhan wajib pajak, serta mempercepat digitalisasi pendapatan daerah.
Penghargaan diberikan berdasarkan Surat Keputusan Menko Perekonomian RI Nomor 407 Tahun 2025 dan diterima Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim Bobby Soemiarsono yang mewakili gubernur.
Jawa Timur ditetapkan sebagai Terbaik 1 TP2DD Tingkat Provinsi Kawasan Jawa–Bali, diikuti Jawa Tengah sebagai Terbaik 2 dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Terbaik 3. Selain itu, Jatim juga meraih Terbaik 1 Program Unggulan melalui inovasi Sambel Bajak.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, TP2DD Jatim, pemerintah kabupaten/kota, perbankan, fintech, dan seluruh mitra yang selama ini ikut menggerakkan percepatan transformasi digital di Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Khofifah: Digitalisasi fiskal Jatim berjalan efektif
Rabu, 3 Desember 2025 11:01 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim)
