Malang - Listrik untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terpasang di sejumlah titik jalan protokol di Kota Malang, Jawa Timur, saat ini sudah mulai menggunakan solar cell (tenaga surya).
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang Wasto, Senin, mengatakan, untuk tahap awal penggunaan solar cell PJU ini ada delapan titik yang menjadi prioritas di Jalan Veteran karena jalan tersebut akan dijadikan Ijen II (taman kota).
"Memang penggunaan solar cell ini nantinya tidak hanya untuk PJU di Jalan Veteran yang berubah menjadi taman kota saja, tapi juga digunakan untuk penerangan di bagian umum pemkot yang ada di lingkungan Balai Kota Malang," tegasnya.
Anggaran untuk pengadaan PJU solar cell tersebut sebesar Rp200 juta dari APBD 2012 Kota Malang. Dana yang dibutuhkan utnuk pemasangan setiap tiang sekitar Rp20 juta.
Sementara Kabid Pertamanan DKP KOta Malang Slamet Husnan mengatakan, nyala lampu solar cell tersebut memiliki kekuatan 150 watt per lampu (tiang), dengan mekanisme penyimpanan tenaga matahari dilakukan pada siang hari.
Panas matahari tersebut disimpan dalam baterai yang memiliki daya simpan 60 ampere,dan baru digunakan saat jam nyala lampu mulai pukul 17.30 WIB sampai dengan 05.00 WIB.
Hanya saja, Slamet mengaku masih belum bisa menghitung adanya efisiensi biaya yang dikeluarkan setelah menggunakan PJU dari PT PLN (konvensional) menjadi PJU solar cell.
"Kami belum menghitung hingga berapa persen penghematannya, yang pasti lebih hemat energi dan ramah lingkungan," katanya.
Lebih lanjut Slamet mengatakan, tahun depan ada 50 titik PJU lagi yang menggunakan solar cell, termasuk di jalan Ijen dan sejumlah jalan protokol lainnya."Secara bertahap PJU di Kota Malang ini akan kita ganti dengan solar cell, sebab tidak hanya bisa menekan biaya, tapi juga lebih ramah lingkungan," tandasnya.(*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.