Cawabup Anna Luthfie Kantongi Restu Anas Urbaningrum

id Cawabup Anna Luthfie Kantongi Restu Anas Urbaningrum demokrat tulungagung antara jatim

Tulungagung - Calon Wakil Bupati Tulungagung, Anna Luthfie mengaku telah mendapat restu serta dukungan penuh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, atas keikutsertaannya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Tulungagung, Jawa Timur, 31 Januari 2013.

"Saya bersama Pak Bambang (Adhyaksa) maju dalam bursa Pilkada Tulungagung dengan diusung oleh PAN, Partai Demokrat, serta Golkar. Jadi sudah barang tentu kami mendapat dukungan penuh dari partai pengusung, termasuk dari Mas Anas (Urbaningrum)," jawab Anna Luthfie saat berbincang santai dengan sejumlah wartawan di Tulungagung, Selasa.

Secara tersirat, politisi muda PAN yang kini duduk sebagai legislator di DPRD I Jatim tersebut mengakui hubungan biologisnya dengan Anas sebagai kakak-adik menjadi salah satu faktor pendukung koalisi partainya dengan Demokrat.

Namun, ia berdalih sifat koalisi tersebut tidak bersifat permanen, melainkan lebih banyak dipengaruhi adanya persamaan visi-misi serta kepentingan praktis di tingkatan lokal Tulungagung dalam memenangkan pemilihan umum kepala daerah, akhir Januari 2013.

"Alasannya kurang lebih sama dengan keputusan kami untuk berkoalisi dengan Partai Golkar. Soal Mas Anas, semua orang juga sudah tahu bahwa kami memiliki hubungan biologis, bahkan boleh dibilang biologis plus karena beliau adalah kakak kandung saya," ujarnya, membenarkan.

Meski mengaku telah mendapat dukungan dari sang kakak yang kini menjadi orang nomor satu di partai berkuasa, Anna Luthfie membantah dirinya terlebih dulu berkonsultasi dengan Anas Urbaningrum.

Ia berdalih keputusan itu murni kebijakan partai induknya (PAN) yang memberi mandat untuk maju dalam bursa Pilkada Tulungagung dengan menggandeng mantan bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Bambang Adhyaksa.

"Tidak ada itu, saya tidak pernah konsultasi terlebih dahulu dengan Mas Anas terkait rencana pencalonan ini sebelumnya, kecuali dengan jajaran DPP dan DPW PAN (Jatim)," kilahnya menjawab desakan pertanyaan wartawan.

Luthfie tidak secara langsung menjawab alasan dia memilih posisi sebagai cawabup, meski secara hitung-hitungan matematis, jumlah kursi partainya (PAN) digabung Partai Demokrat mencapai sembilan kursi dari total 15 kursi partai koalisi (bersama Golkar).

"Itu (menjadi cabup) bertahap lah, nanti saja (pilkada) 2018," kelitnya. Luthfie mengisyaratkan bahwa ia tidak ingin mengumbar ambisi dalam mengejar karier politik, namun akan dia lakukan secara bertahap, termasuk dalam konteks keikutsertaannya dalam Pilkada Tulungagung, 31 Januari 2013.(*)
Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar