Surabaya (ANTARA) - Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tenaga pendidik pada momentum Hari Guru sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru di era digital.
“Guru harus mampu berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek literasi digital agar siap membentuk generasi masa depan,” katanya di Surabaya, Selasa.
Menurutnya, guru di era digital membutuhkan keterampilan baru untuk menghadapi perubahan zaman.
Guru diharapkan tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, literasi digital, serta mampu menangani administrasi pembelajaran.
Menurut dia, peran guru tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.
Dedikasi guru menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Cahyo juga menyoroti beban administrasi yang masih ditanggung guru sehingga mengurangi fokus mereka pada proses belajar mengajar.
Ia mendorong kehadiran tenaga administrasi khusus di sekolah untuk menyelesaikan keterbatasan fiskal pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tersebut dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, ia menegaskan penghormatan terhadap profesi guru harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang menguatkan kesejahteraan dan kompetensi pendidik.
Momentum Hari Guru disebutnya menjadi pengingat komitmen bersama memperkuat masa depan pendidikan Jawa Timur.
“Apresiasi kita kepada guru, tenaga pendidik kita, karena mereka adalah bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan nasional,” ujar Politisi yang juga Ketua DPC Gerindra Surabaya.
