Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek) 2025 Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Piagam penghargaan inovasi diberikan Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak di Surabaya pada Kamis (13/11) dan diterima Plt Kepala Bapelitbangda Kota Madiun Noor Aflah.
"Ketiga inovasi tersebut juga masuk dalam top 15 Inotek Award yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Jatim," ujar Plt Kepala Bapelitbangda Kota Madiun Noor Aflah dalam keterangannya di Madiun, Jumat.
Ketiga inovasi tersebut yakni Madiun Membangun, Sejahtera Bersama Warga (Mbangun Swarga); BElajar, berakSI, dan BERbagi dengan Aplikasi Peduli Perubahan Iklim (Besi Berappi), kemudian inovasi Balsem Ekstrak Biji Kecubung dan Jahe sebagai Anti-inflamasi dan Anti-bakteri.
Sesuai data, tiga inovasi tersebut berangkat dari tiga inovator berbeda. Kategori inovasinya juga berbeda-beda. Inovasi Mbangun Swarga dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun masuk kategori Inovasi Daerah.
Sementara inovasi Besi Berappi dari SMPN 1 Madiun masuk kategori Inovasi Teknologi Berbasis Website/Mobile Apps. Sedangkan, inovasi Balsem Ekstrak Biji Kecubung dari Stikes Bhakti Husada Mulia Kota Madiun masuk kategori Inovasi Agribis dan Energi Baru Terbarukan.
Adapun kompetisi tersebut dibuka pada Februari 2025 dan mempertandingkan inovasi dalam lima kategori. Selain tiga di atas juga ada kategori Sosial Budaya dan Kependudukan dan kategori Khusus Milenial.
Proses penilaian cukup ketat dan bertahap. Mulai tahap seleksi, termasuk penjurian, presentasi, dan peninjauan lapangan untuk inovasi terpilih.
Inotek Award bisa diikuti inovator dari tingkat pemerintah daerah, instansi, sekolah, dan milenial, yakni peserta berusia 17-30 tahun.
