Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mendukung langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk melakukan sinergi dalam rangka penguatan koperasi desa/kelurahan Merah Putih guna memperkuat sektor ekonomi berbasis masyarakat.
"Kami mengapresiasi Pemkab Probolinggo atas dukungan dan komitmen nyata terhadap percepatan operasionalisasi koperasi desa/kelurahan Merah Putih di daerah," kata Wamenkop Farida saat menerima audiensi Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ bersama jajaran anggota DPRD Kabupaten Probolinggo di Kantor Kemenkop RI, Jakarta, Rabu.
Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengembangan koperasi desa/kelurahan Merah Putih, sebuah model penggerak ekonomi masyarakat berbasis gotong royong yang kini tengah dikembangkan di berbagai wilayah.
"Dukungan pemerintah daerah adalah kunci agar program koperasi desa/kelurahan Merah Putih benar-benar berjalan efektif dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," tuturnya.
Ia menjelaskan sinergi antara Kementerian Koperasi dengan pemerintah daerah bukan hanya sebatas implementasi program, tetapi merupakan bentuk semangat bersama untuk menghadirkan perubahan ekonomi dari tingkat desa.
"Kami meyakini kolaborasi itu akan melahirkan koperasi yang mandiri, modern dan menjadi motor penggerak ekonomi desa," katanya.
Farida memastikan pihak Kemenkop akan terus memberikan pendampingan dan penguatan tata kelola koperasi desa/kelurahan itu agar berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas dan keberlanjutan.
"Harapan kami, koperasi-koperasi ini tumbuh menjadi ekosistem ekonomi baru Indonesia yang inklusif, kuat dan berdaya saing dari desa, untuk Indonesia," ujarnya.
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ menyampaikan komitmen Pemkab Probolinggo untuk terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi.
"Kami menyambut baik arahan dan dukungan dari Kemenkop. Pemkab Probolinggo berkomitmen menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah yang berdaya saing, mandiri dan menyejahterakan masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan penguatan koperasi desa merupakan bagian dari visi daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui kolaborasi lintas sektor.
"Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan ekonomi desa, koperasi diharapkan menjadi sarana pemberdayaan dan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," tuturnya.
Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemkab Probolinggo ingin membangun struktur ekonomi yang lebih kuat di tingkat desa, di mana masyarakat tidak hanya menjadi pelaku, tetapi juga pemilik dari sistem ekonomi yang dijalankan.
"Dengan semangat kolaborasi tersebut, kami terus memperkuat langkah menuju Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing) melalui pemberdayaan ekonomi berbasis gotong royong dan koperasi modern yang inklusif," ujarnya.
