Trenggalek, Jatim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berencana melakukan perbaikan jalan secara bertahap menyusul keterbatasan anggaran infrastruktur daerah itu yang hanya Rp40 miliar pada 2026, sementara kebutuhan untuk mencapai kondisi jalan mantap 100 persen diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek Anjang Purwoko, Selasa, mengatakan total panjang ruas jalan kabupaten mencapai sekitar 850 kilometer.

Dari jumlah itu, jalan berstatus mantap baru mencapai 66,89 persen.

"Masih ada sekitar 300 kilometer jalan kabupaten yang perlu perbaikan. Berdasarkan hitungan kami, dari posisi kemantapan 66,89 persen menuju 100 persen, dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,2 triliun," kata Anjang.

Ia menjelaskan, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi penyebab utama lambatnya peningkatan kualitas jalan.

Karena itu, perbaikan dilakukan bertahap dengan memprioritaskan ruas-ruas yang rusak berat dan memiliki nilai strategis bagi konektivitas antar wilayah.

"Tahun depan kami hanya menerima dana pinjaman Rp40 miliar untuk perbaikan jalan. Jumlah itu tentu belum cukup untuk mencapai target jalan mantap 100 persen," ujarnya.

Menurut Anjang, permintaan perbaikan dari masyarakat terus meningkat, sementara anggaran pemeliharaan jalan terbatas.

Kondisi tersebut membuat sebagian usulan perbaikan belum bisa ditindaklanjuti dalam waktu dekat.

"Upaya perbaikan jalan tetap kami lakukan setiap tahun sesuai kemampuan anggaran yang tersedia," katanya menambahkan.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026