Surabaya (ANTARA) - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada aktivis buruh perempuan asal Nganjuk, Marsinah.
"Saya atas nama Ketua SPSI Jatim dan Aliansi Serikat Pekerja seluruh Jatim bersyukur sedalam-dalamnya atas gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah. Beliau adalah pejuang buruh wanita yang menyuarakan kebenaran dan keadilan," kata Ketua SPSI Jatim, Ahmad Fauzi kepada media di Surabaya, Senin.
Pihaknya berterima kasih kepada sejumlah pihak seperti Presiden RI Prabowo Subianto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Menteri Kebudayaan Pak Fadli Zon yang telah memperjuangkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.
"Terima kasih yang tak terhingga, Marsinah adalah betul-betul dari rakyat kecil, seorang buruh, dan anaknya petani. Dia asal Nganjuk yang bekerja di pabrik arloji Sidoarjo. Marsinah tak gentar atas misi perjuangan kaum buruh di lingkungannya. Di hadapan Marsinah, dibawa golok dan senjata oleh oknum aparat keamanan, dia tidak gentar. Beliau meninggal pada 8 Mei 1993," tambahnya.
Dia menegaskan sosok Marsinah menjadi suri tauladan kepada para pekerja buruh untuk terus menyuarakan keadilan.
"Perjuangan Marsinah akan kita teruskan, tentu kita tidak boleh idealisme yang kita bangun dengan cara membunuh industri. Tetap harus ada investasi, kita berikan semangat dan support kepada dunia usaha dan pemerintah. Tapi kesejahteraan buruh harus terus diperjuangkan," tuturnya.
Pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Senin.
Tiga di antaranya berasal dari Jawa Timur, yakni KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH. Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, dan Marsinah.
Marsinah dikenal sebagai buruh perempuan asal Nganjuk yang wafat tragis pada 1993. Ia menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan pelanggaran hak-hak pekerja di Indonesia.
"Marsinah adalah cerminan semangat perempuan Jawa Timur yang teguh, berani, dan tulus memperjuangkan kebenaran. Ia mengajarkan kepada kita bahwa perjuangan untuk keadilan sosial tidak selalu dengan jabatan tinggi, tapi dengan keberanian dan keteguhan hati," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
SPSI Jatim apresiasi Khofifah dan Prabowo atas gelar pahlawan Marsinah
Senin, 10 November 2025 17:55 WIB
Ketua SPSI Jatim, Ahmad Fauzi. (ANTARA/HO-SPSI Jatim)
Marsinah adalah betul-betul dari rakyat kecil, seorang buruh, dan anaknya petani
