Kabupaten Lamongan melaporkan sebanyak 96 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah beroperasi di wilayah setempat, dimana jumlah tersebut merupakan yang tertinggi di wilayah Jawa Timur.
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara mengatakan bahwa dengan capaian pelaksanaan KDMP tertinggi tersebut, pemerintah daerah setempat mendapatkan apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
“Apresiasi itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran koperasi desa dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” katanya dalam keterangan yang diterima di Lamongan, Jawa Timur, Selasa.
Seluruh KDMP yang direncanakan sebanyak 474 unit di wilayah Kabupaten Lamongan tersebut sudah terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes).
Dari jumlah tersebut, 96 unit yang telah beroperasi, 39 KDMP lainnya masih dalam proses pembangunan, 155 KDMP telah melaporkan lokasi pembangunan gerai sementara sebanyak 184 lainnya baru mempunyai akta pendirian.
Menurut dia, keberadaan koperasi merah putih berperan penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui kegiatan berbasis gotong royong.
“Pemkab Lamongan berkomitmen menjalankan fungsi koperasi sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat kemandirian desa dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Untuk mendukung operasional, pemerintah daerah setempat menugaskan 48 pendamping dengan rasio delapan pendamping untuk 12 koperasi. Para pendamping tersebut dibekali melalui pelatihan yang dilaksanakan pada November 2025.
Di Lamongan, pelatihan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dilaksanakan sebanyak sembilan angkatan dengan dua peserta dari tiap koperasi.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025