Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri, Jawa Timur, menanam 200 batang bibit pohon kelapa di wilayah persawahan Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, guna mendukung ketahanan pangan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra mengemukakan kegiatan tanam bibit pohon kelapa ini bagian dari komitmen untuk mendukung program pemerintah.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penghijauan, tetapi juga bentuk komitmen jajaran imigrasi untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan hasil bumi," katanya di Kediri, Rabu.

Ia menambahkan kegiatan ini merupakan inisiatif  Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo dalam usaha memperkuat ketahanan pangan.

Kegiatan serupa juga dilakukan oleh jajaran imigrasi dan Pemasyarakatan di seluruh Indonesia termasuk di Imigrasi Kediri.

Dalam kegiatan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kediri juga secara langsung menyerahkan 200 bibit kelapa kepada Kepala Desa Grogol Suparyono untuk ditanam bersama oleh kelompok tani di lahan setempat dan beberapa desa lainnya.

Salah satu lokasi yang ditanami adalah areal persawahan Desa Grogol, Kecamatan Grogol. Tempat ini juga cukup cocok untuk perkembangan tanaman ini.

Pihaknya berharap dengan terlaksananya kegiatan ini, pohon-pohon kelapa yang ditanam dari bibit yang diserahkan dapat tumbuh subur, memberikan manfaat terhadap lingkungan, serta menjadi warisan produktif bagi masyarakat Desa Grogol dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Grogol Suparyono berterimakasih atas bantuan bibit pohon kelapa yang dibagikan untuk warga.

Tanaman ini juga cocok ditanam. Selain bisa menghasilkan buah kelapa, batang dan daun juga bisa dimanfaatkan.

“Penyerahan bibit ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan,” kata Suparyono.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menanam 360.700 bibit kelapa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto usai penanaman bibit pohon kelapa di Lapas Terbuka, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengungkapkan bahwa penanaman ribuan bibit pohon kelapa tersebut melibatkan lembaga pemasyarakatan (lapas), kantor imigrasi, serta masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Menurut dia, ketersediaan lahan yang dikelola lapas maupun instansi Imipas dapat menjadi wadah awal penanaman.

Jika tidak tersedia, lanjut dia, bibit kelapa tersebut dapat ditanam di kebun masyarakat, halaman rumah, hingga disalurkan ke warga yang membutuhkan.

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025