Sidoarjo - Aksi penangkapan belasan "teroris" mewarnai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 56 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) di komplek Pangkalan Udara Angkatan Laut, Juanda, Sidoarjo, Senin. Dalam aksinya, belasan teroris tersebut menyandera sebuah alat keamanan milik Angkatan Laut yang disimpan dalam kontainer. "Aksi pengamanan ini merupakan kelebihan yang dimiliki oleh Angkatan Laut untuk membela bangsa dan negara Indonesia ini," kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno setelah upacara peringatan HUT Puspenerbal. Puncak peringatan Hari Penerbangan Angkatan Laut itu bertema "Dengan Semangat Jalakaca Putra, Kita Tingkatkan Soliditas dan Profesionalisme Penerbangan Angkatan Laut Dalam Mewujudkan TNI Angkatan Laut yang Handal dan Disegani". Menurut dia, sejarah tentang perkembangan Penerbangan TNI Angkatan Laut tanggal 17 Juni 1956 memiliki arti dan makna tersendiri bagi segenap jajaran penerbangan TNI AL. "Hal itu karena pada tanggal tersebut Staf Penerbangan Angkatan Laut Republik Indonesia diubah menjadi Jawatan Perbangan Angkatan Laut Republik Indonesia. Dan sejak saat itu, keberadaan cikal bakal organisasi Penerbangan TNI AL Republik Indonesia terwujud secara nyata dan diakui sebagai organisasi di bawah Markas Besar Angkatan laut yang membidangi masalah penerbangan," katanya. Sementara itu, dalam aksi penyergapan "teroris" itu sendiri dilakukan oleh pasukan elit angkatan laut seperti Intai Amfibi (Taifib) dan juga dari kesatuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) yang bekerja sama untuk mengamankan sistem persenjataan yang berhasil disita oleh para teroris. Terjadi adu tembak yang dilakukan oleh para "teroris" melawan para pasukan elit Angkatan Laut Republik Indonesia di lapangan Pusat Penerbangan Angkatan Laut, di Juanda, Sidoarjo. Peringatan itu melibatkan ratusan prajurit Korps Marinir yang berasal dari Brigif-1 Marinir di bawah pimpinan Mayor Marinir Edi Prayitno terlibat sebagai pasukan upacara. Sementara itu, prajurit Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir terlibat dalam demo pembebasan sandera. Upacara dengan inspektur upacara Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno tersebut juga ditandai dengan penyematan Satya Lencana Kesetiaan delapan tahun, 16 tahun dan 24 tahun. (*)

Pewarta:

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012