Surabaya - Sebanyak 24 kadet Korps Marinir Akademi Angkatan Laut (AAL) mengikuti penerjunan para dasar di Pusat Penerbangan TNI AL, Juanda, mulai Rabu. Penerjunanan kadet angkatan ke-58 yang akan dilaksanakan sekitar 21 hari itu ditinjau oleh Wakil Gubernur (Wagub) AAL Laksma TNI Achmad Taufiqoerrachman M di Selter Helikopter, Skuadron 400 Wing Udara. Wagub AAL mengingatkan para kadet untuk berlatih secara maksimal sehingga bisa menjadi bekal berharga bagi mereka sebagai calon perwira korps baret ungu. "Kalau kalian sudah melaksanakan latihan dengan maksimal, rasa takut pasti kalian bisa buang dan atasi. Jadi saya berharap latihan seperti ini harus benar-benar menjadi bekal dan pengalaman yang sangat berharga," katanya. Latihan dan praktik penerjunan diikuti para kadet Korps Marinir dengan tujuan memberi kemampuan dan ketrampilan penerjunan para dasar sebagai bekal mereka dalam pelaksanaan tugas dikemudian hari. Ia menjelaskan bahwa para dasar merupakan bagian dari taktik pasukan untuk mencari, mendekati dan menghancurkan musuh dengan menggunakan mobilitas udara yang tinggi yang mengutamakan faktor kecepatan dan kerahasiaan. "Diharapkan seusai melaksanakan latihan ini para kadet dapat melaksanakan penerjunan pada siang dan malam hari, terjun cepat dan lambat dengan bersenjata maupun tanpa senjata secara baik dan benar," katanya. Selama penerjunan, para kadet mendapatkan beragam materi pokok latihan yang terbagi menjadi dua, yakni "ground training" dan praktik terjun. Untuk materi "ground training" meliputi pengenalan peralatan, melipat dan mengepak parasut, keterampilan masuk pesawat, prosedur kegiatan di pesawat, tehnik keluar, tehnik melayang dan mengemudi, tehnik mendarat dan prosedur darurat. Sementara untuk materi praktik terjun meliputi terjun siang yang terdiri atas terjun lambat tanpa senjata, terjun cepat tanpa senjata, terjun lambat bersenjata, terjun cepat bersenjata serta terjun malam. Sesuai rencana, pada hari terakhir para kadet akan mendapatkan brevet para dasar setelah melaksanakan penerjunan akhir. (*)

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012