Surabaya - Sebanyak 45.000 lansia di Kota Surabaya mendapatkan program pemberian makanan tambahan (PMT) dengan tujuan agar ada keseimbangan komposisi gizi bagi para manula. "Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan dan puskesmas memiliki tanggung jawab melakukan pemantauan kesehatan para lansia melalui posyandu lansia," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Esty Martiana Rahmie saat mengikuti Senam Sehat Lansia Gembira di halaman Taman Surya, Minggu. Menurut dia, salah satu bentuk perhatian pemkot dalam menyehatkan penduduk yang telah lanjut usia (lansia), yakni dengan PMT. Adapun PMT yang diberikan sebanyak empat kali dalam sebulan kepada 45.000 lansia yang tersebar di 464 posyandu lansia se-Surabaya. Selain PMT, kata dia, pihaknya juga melaksanakan beberapa kegiatan untuk memberdayakan lansia, di antaranya senam pagi, jalan sehat lansia, dan pengajian/kegiatan keagamaan. "Diharapkan melalui kegiatan-kegiatan tersebut para lansia semakin sehat dan berdaya pada usia senjanya," tutur Esty. Salah seorang peserta senam dari Posyandu Lansia Jemursari Elli Warsih (67) mengaku dirinya bersemangat mengikuti senam lansia ini. Hal itu dikarenakan dia menyadari betul pentingnya manfaat olahraga bagi kesehatan, khususnya ketika menginjak usia senja. "Kalau pergi-pergi saya biasakan jalan kaki agar berkeringat dan jantung menjadi sehat. Ketika ada waktu luang saya mencari aktivitas, biasanya menjahit atau pergi ke rumah teman. Justru kalau tidak melakukan sesuatu badan terasa kaku," ujar ibu yang memiliki tiga anak dan dua cucu ini.(*)

Pewarta:

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012