Surabaya - Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya Ashari Mardiono akhirnya dilantik pada Selasa (27/12), setelah lolos seleksi pada 28 Oktober lalu. "Kalau tidak ada kendala, besok (27/12) pelantikan digelar," kata anggota dewan pengawas PDAM Arifin Hamid di Surabaya, Senin. Menurut dia, Wali kota Surabaya Tri Rismaharini telah mengeluarkan SK pengangkatan pada pejabat yang sebelumnya menduduki posisi direktur teknik, dan merangkap sebagai plt dirut ini beberapa waktu lalu. Arifin mengatakan pelantikan ini tergolong lama karena ketika Ashari dinyatakan terpilih, yang bersangkutan sedang menjalankan ibadah haji. Pelantikan kemudian dijadwalkan tanggal 20 Desember lalu. Namun, acara gagal dilaksanakan karena wali kota tidak bisa hadir. "Yang kemarin itu wali kota belum ada waktu karena ada kegiatan yang lain," ujar Arifin. Kepala Bagian Hukum Pemkot Surabaya Suharto Wardoyo sebelumnya menyatakan pelantikan tidak harus dilaksanakan. Ia menjelaskan yang paling penting adalah SK pengangkatan yang sudah diteken wali kota. Pelantikan, kata Suharto, adalah kegiatan seremonial yang boleh diadakan, tapi boleh juga tidak dilaksanakan. "Tidak harus ada pelantikan. Terpenting adalah SK wali kota yang berarti telah sah ada pengangkatan dan bisa mulai bekerja," katanya. Menanggapi hal ini, Arifin mengutarakan pelantikan tetap penting. Ia membenarkan SK pengangkatan dari wali kota sebagai pintu masuk memulai pekerjaan. Dengan SK berarti sudah sah Ashari Mardiono diangkat menjadi dirut. "Tetapi dalam pelantikan ada pengucapan sumpah jabatan. Ini kan tidak bisa tanpa pelantikan," ucap dia.(*)

Pewarta:

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011