Sidoarjo - Dinas Peternakan Perikanan Perkebunan (DP3) Kabupaten Sidoarjo menyiapkan sedikitnya 92 tenaga kesehatan hewan yang akan bertugas untuk memantau dan mengawasi kesehatan ternak yang akan digunakan untuk kurban menjelang Idul Adha mendatang. Kabid Peternakan dan Kehewanan DP3 Kabupaten Sidoarjo Bambang Erwanto, Jumat, mengatakan, 92 orang tenaga kesehatan tersebut akan disiagakan menjelang pelaksanaan Hari Raya Kurban. "Mereka akan disiagakan di sejumlah titik yang akan digunakan sebagai tempat penjualan hewan kurban yang ada di Kabupaten Sidoarjo nanti," katanya. Ia mengemukakan, saat ini langkah yang dilakukan oleh DP3 adalah melakukan koordinasi dengan para takmir masjid dan juga para petugas kesehatan tersebut untuk menyosialisasikan seputar kesehatan hewan yang layak untuk dijadikan hewan kurban. Menurutnya, rapat koordinasi tersebut akan dilaksanakan pada pekan ke tiga bulan ini dengan mengundang para tenaga kesehatan dan juga takmir masjid sebanyak 150 orang. "Baru setelah itu dilakukan pemetaan lokasi mana saja yang patut untuk digunakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, termasuk memberikan sertifikasi terhadap hewan kurban yang dijual di Sidoarjo," katanya. Ia menjelaskan, pada tahun lalu, terdapat 300 titik yang disiagakan untuk dilakukan pemeriksaan hewan kurban oleh tenaga kesehatan dan pada tahun ini diharapkan lebih dari 300 titik atau minimal sama dengan tahun lalu. "Kami juga tidak membatasi hewan kurban dari daerah lain untuk masuk ke dalam Kabupaten Sidoarjo asalkan hewan tersebut sudah dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan dari daerah asal," katanya. Hal-hal utama yang patut diwaspadai pada hewan kurban yakni adanya penyakit antrax dan juga sapi gila serta pemeriksaan terhadap rabies untuk jenis hewan kambing. "Kami berharap kepada warga sekitar untuk tetap memperhatikan kesehatan terhadap hewan ternak yang akan diperjual belikan pada saat hari Raya Kurban nanti," katanya.(*)

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011