Surabaya- Seekor kambing gunung jantan penghuni Kebun Binatang Surabaya (KBS) ditemukan mati di kandangnya. "Petugas menemukan kambing sudah mati pada Minggu (3/10) sore. Selanjutnya tim dokter melakukan otopsi," ujar Humas KBS, Anthan Warsito, Senin. Belum ada kepastian penyebab matinya satwa tersebut. Dikatakan Warsito, sampai saat ini pihaknya belum menerima informasi dari tim dokter otopsi tentang penyebabnya. "Belum ada laporan resmi dari tim dokter. Tapi nanti pasti kami minta hasil otopsi. Namun saat ditemukan, tubuh kambing tidak ada luka sedikit pun," tukasnya. Dengan kematian satu satwa tersebut, maka sekarang satwa dengan jenis yang sama tinggal 26 ekor. Selanjutnya, petugas juga melalukan pengecekan di kandang. Dengan matinya kambing gunung, berarti dalam sehari terdapat dua satwa penghuni KBS yang mati di kandangnya. Beberapa jam sebelumnya, seekor buaya muara (Crocodylus porosus) juga ditemukan mati. Diketahui, selama beberapa tahun terakhir di KBS terus terjadi penurunan jumlah satwa. Selain penurunan jumlah satwa, spesies di KBS juga turun. Jumlah satwa pada tahun 2006 mencapai 4.326 ekor dan pada tahun 2011 menjadi 3.974 ekor. Untuk spesies yang semula pada 2006 berjumlah 286, kini tinggal 247 species. Data yang dimiliki Pemkot Surabaya itu menunjukan jumlah satwa maupun spesies tidak bisa dilepaskan dari maraknya kematian satwa di KBS yang mencapai 251 ekor selama lima tahun. Setahun lalu, tepatnya, 7 September 2010, seekor buaya muara jantan berusia sekitar 60 tahun juga ditemukan mati di Kebun Binatang Surabaya.

Pewarta:

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011