Sebanyak 98 orang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) siap menjalankan mandat sebagai petugas upacara pada peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia (RI) di halaman Balai Kota Surabaya, Jatim, pada Kamis (17/8) besok.

"Semoga besok saat bertugas diberikan kelancaran, diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai pengibar bendera," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangannya di Surabaya, Rabu.

Diketahui, sebelum 98 anggota Paskibraka Kota Surabaya dikukuhkan, mereka telah digembleng selama dua pekan. Mereka mengikuti kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan yang dibimbing Kogartap III/Surabaya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga mengingatkan kepada seluruh warga Surabaya, bahwa pada tanggal 17 Agustus 2023, Indonesia kembali merayakan Hari Kemerdekaan. Karenanya, di momen kemerdekaan, Kota Surabaya juga diharapkannya harus merdeka dari kemiskinan, kebodohan dan stunting.

Baca juga: Istana menggelar gladi kotor Upacara Detik-Detik Proklamasi

"Saya berharap, persatuan warga Kota Surabaya, persatuan seluruh masyarakat Kota Surabaya untuk tetap menjaga guyub rukunnya, untuk terus gotong royong, untuk saling tolong menolong satu dengan lainnya," ujarnya.

Selain itu, wali kota yang lekat disapa Cak Eri itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Surabaya. Warga juga diharapkannya saling tolong-menolong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Kalau kita bersama dengan semangat kemerdekaan, maka kita bisa wujudkan mimpi itu semuanya," ujarnya.

Cak Eri juga menegaskan bahwa kemerdekaan yang berhasil diraih Republik Indonesia direbut tidak dengan mudah. Maka untuk melepaskan Surabaya dari kemiskinan dan kebodohan, juga tidak akan mudah dilakukan apabila warga Kota Pahlawan tidak pernah guyub rukun dan hanya bisa saling menyalahkan.

"Karena itu di momen kemerdekaan kita lupakan kekurangan satu dengan yang lainnya, tapi adalah kelebihan saudara-saudara kita yang harus kita ingat, untuk selalu memiliki chemistry membangun Surabaya dengan semangat kemerdekaan," katanya.

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023