Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) pengelola Kebun Binatang Surabaya melakukan pembukaan wahana "Surabaya Night Zoo" atau SNZ secara perdana dan langsung diserbu oleh ratusan orang pengunjung, Minggu malam.

Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya Khoirul Anwar mengatakan calon pengunjung awalnya mencapai 220 orang, dikarenakan adanya pembatasan kuota jumlah itu berkurangan menjadi 100 orang.

"Kemudian juga ada yang datang personal langsung di loket ada 25 jadi total 125 pengunjung," kata Khoirul seusai meninjau pembukaan perdana SNZ.

Menurutnya angka kedatangan pengunjung dikarenakan ingin mengetahui siklus hidup binatang nokturnal dan menjajal menikmati suasana Kebun Binatang Surabaya di malam hari.

Dua hal itu menjadi hal yang berbeda dan menjadi dasar PDTS membuka wahana kebun binatang malam.

"Sesuai target kami di Surabaya Night Zoo, yaitu edukasi kepada pengunjung. Kami sentuh dulu dengan edukasi apa itu satwa nokturnal. Karena pertama juga dibuka membuat mereka antusias," ujarnya.

Mengingat satwa yang dikenalkan merupakan hewan malam, pihak manajemen KBS pun melarang pengunjung menyalakan kamera ponsel dan kamera, hingga berbicara dengan nada tinggi.

Dua hal itu untuk menjaga kondisi hewan agar tidak terkena stres. Selain pengunjung diminta tidak merokok selama melaksanakan tur di SNZ.

Sementara, Khoirul menyebut total terdapat delapan zona yang dihadirkan di SNZ. Setiap titik akan diisi oleh dua orang penjaga satwa dan petugas keamanan.

"Total ada 16 sampai 20 keeper dan kami juga ada security, mereka semuanya sudah terlatih," kata dia.

Selama melaksanakan tur, pengunjung awalnya akan dibawa menyaksikan patung gorila bernama Nakoa yang ada di dalam salah satu kandang.

Kemudian, mereka melanjutkan perjalannya menuju area akuarium, kandang area reptil, seperti ular dan buaya.

Saat berada di kandang buaya, pengujung bisa melakukan sesi "feeding time" dari atas jembatan beton dan dengan dipandu oleh petugas perawat hewan.

Pengunjung juga bisa langsung berinteraksi dengan salah satu jenis mamalia nokturnal, yakni binturong.

"Kemudian ke zona satwa landak, snack corner lalu berbelok masuk shelter transit," ucapnya.

Diketahui KBS saat pembukaan menerapkan potongan harga tiket khusus bagi warga ber-KTP Surabaya sebesar 25 persen. Sedangkan tarif yang dipatok bagi warga luar kota sebesar Rp100 ribu.

"KTP Surabaya diskon 25 persen jadi Rp75 ribu untuk 45 menit keliling night zoo," ujar dia.

Salah seorang pengunjung asal Sidoarjo Feri Ikawati mengatakan keberadaan SNZ menjadi alternatif lokasi wisata malam hari bagi keluarganya.

Dia mengaku tak mempersoalkan besaran harga tiket yang dipatok. Hal itu dikarenakan adanya sarana edukasi bagi anaknya.

"Menarik, ini belum ada di Surabaya. Bisa jadi wisata edukasi untuk anak, harganya standar juga," ujarnya dia.

Pengunjung lainnya Oktaviani merasa keberadaan SNZ tak hanya sebagai sarana rekreasi, melainkan wadah edukasi mengenalkan lingkungan kepada anak-anak muda.

"Kalau aku tadi dapat potongan 25 persen jadi bayar Rp75 ribu. Tidak ada masalah dan bagus juga kalau malam hari," ucapnya.

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Abdul Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023