Relawan Bakal Calon Presiden RI dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo berharap tuah dari berdirinya posko pemenangan yang berlokasi di Jalan Pandegiling untuk kemenangan di ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Pertama kali posko pemenangan Ganjar di Pandegiling. Kami mengingat sejarah lama, mengingatkan perjuangan lama," kata Ketua Koordinator Relawan Pemenangan Mat Mochtar melalui keterangan tertulis, Minggu.

Mat Mochtar mengingatkan Posko Pandegiling berperan dalam keberhasilan Megawati Soekarnoputri duduk sebagai Presiden Republik Indonesia ke-5.

Tuah kesuksesan kemudian berlanjut saat Presiden Joko Widodo menduduki kursi Presiden RI dua kali beruntun.

Dia merasa Posko Pandegiling punya energi berlebih bagi para relawan di Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya.

Relawan, kata dia, bakal merapatkan barisan mendukung Ganjar Pranowo di ajang Pilpres 2024, teemasuk jajaran PDIP Jatim juga mengawali konsolidasi pemenangan di sana.

Di sisi lain, Ganjar Pranowo disebutnya merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan selama dua periode atau dalam kurum waktu 10 tahun yang diemban oleh Presiden Joko Widodo.

"Kami akan mampu menjadikan Pak Ganjar Pranowo sebagai presiden.Kami harus bersatu, harapan Pak Ganjar jadi presiden," ucapnya.

Oleh karenanya, seluruh relawan bakal berjuang total mendampingi sosok Gubernur Jawa Tengah, yang kini berstatus bakal calon presiden untuk memenangkan persaingan perebutan kursi Presiden selama lima tahun ke depan.

"Karena kekompakan, ketulusan, keikhlasan, kerja keras menjadi presiden, agar mampu melanjutkan apa yang sebelumnya dilakukan dan dikerjakan Pak Joko Widodo," kata MM, sapaan akrabnya.

Diketahui, Ganjar Pranowo bersama relawan hingga jajaran pengurus PDIP tingkat Jawa Tinur dan Kota Surabaya sempat mengunjungi posko di Jalan Pandegiling itu, Sabtu (6/5).

Ganjar bersama jajaran PDI Perjuangan meresmikan posko tersebut. Dia juga menemui relawan dan simpatisan partai didampingi mantan Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana.

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023